Sunday, 4 February 2018

Warga Keluhkan Air Musi yang Keruh


AIR Sungai Musi tampak keruh dilihat dari Jembatan Tabarenah. (FHOTO: BUYONO)
CURUP RPP - Warga di sepanjang pinggiran Sungai Musi mengeluhkan buruknya kualitas air sungai yang membentang hingga ke Palembang, Sumatera Selatan ini. Diduga, buruknya kualitas air Sungai Musir di Kabupaten Rejang Lebong (RL) ini tidak lain karena banyaknya aktivitas tambang Galian C di sepanjang aliran sungai. Seperti di Desa Seguring, Tasik Malaya, Suka Datang, dan beberapa titik lainya.

"Sekarang sudah tidak layak untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga lagi, sudah jauh berbeda dengan dulu yang airnya bersih dan tidak keruh seperti ini. Bahkan untuk masak kalau dulu masih berani ngambil air di sungai ini," ungkap Rohman (43), warga Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara saat ditemui sedang mandi di aliran Sungai Musi.

Menurutnya, kini hanya sekedar untuk mandi saja air Sungai Musi ini sudah sering menimbulkan rasa gatal. Diduga karena banyaknya kotoran dari aktivitas tambang yang sudah masuk ke dalam sungai. "Kalau tidak ada hujan, air ini surut sampai airnya tinggal sedikit seperti sekarang, tapi hujan sedikit saja sudah banjir. Kondisinya sudah tidak stabil lagi," tukasnya.

Ia berharap pemerintah melakukan tindakan dan pengawasan tegas terhadap pemilik tambang-tambang Galian C di sepanjang alur sungai ini. "Informasinya tambang-tambang itu sudah berizin, tapi hendaknya juga memperhatikan kondisi lingkungan. Karena setiap izin juga sudah pasti ada batasan-batasannya," tegasnya. (red)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Warga Keluhkan Air Musi yang Keruh Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai