Wednesday, 7 February 2018

RSUD Kepahiang Berhasil Operasi Bayi Tanpa Anus


BAYI Gibran Elando ditempatkan di ruang inkubator pasca operasi. (FHOTO: TONI)
KEPAHIANG RPP - Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahiang Provinsi Bengkulu, berhasil melakukan operasi terhadap seorang bayi yang lahir tanpa anus, Selasa (6/2) pagi. Bayi laki-laki itu terlahir melalui operasi caesar pada Senin (5/2) sekira pukul 07.30 WIB, di RSUD Kepahiang. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kepahiang, dr Febi Nursanda didampingi Kasubag TU, HM Tajri Fauzan, dan 3 orang dokter spesialis RSUD Kepahiang.

"Bayi kemudian dirawat oleh dokter spesialis anak. Namun pada anak tersebut terdapat kejanggalan, karena tidak ada anusnya. Kemudian dikonsulkan ke dokter bedah pada Selasa (6/2) pukul 08.00 WIB," sampai Febi. 
"Lalu, managemen RSUD Kepahiang memutuskan untuk dilakukan operasi terhadap bayi tersebut," tambahnya.

dr Zulhamdi, spesialis bedah lulusan Universitas Andalas (Unan), dr Wulan spesialis bedah lulusan Universitas Indonesia (UI), dan dr Nita spesialis anestesi lulusa Universitas Sriwijaya (Unsri), menjadi tim medis yang menangani operasi kelainan yang jarang ditemui ini. "Setelah dirontgen, ternyata memang 2 Cm jarak usus ke anus tidak ada anusnya. Jadi tindakan pertama yang dilakukan adalah operasi mengeluarkan usus besar untuk keluarkan kotoran yang ada supaya bayi tidak kembung," terang Febi. 

Menurut dia operasi selanjutnya akan dilakukan secara bertahap. Setidaknya tiga bulan kedepan akan dirontgen lagi, untuk mengetahui dimana posisi anus. "Kalau posisi anus sudah bagus, baru lah dilakukan operasi pemotongan usus dan penyambungan anus," ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika ada bayi yang lahir tanpa anus untuk segera mendatangi RSUD Kepahiang. "Jika ada bayi yang lahir tanpa anus, segeralah bawa ke RSUD Kepahiang untuk diambil tindakan medis. Jika tidak cepat tanggap, bisa berujung kematian," tandasnya. 

Sementara itu, orangtua bayi, Sukarden (38), warga Desa Sinar Gunung Kecamatan Tebat Karai merasa puas dengan pelayanan pihak RSUD Kepahiang. Ia pun memberi nama anak keduanya yang lahir dengan berat 2,8 kg itu, Gibran Elando. "Saya ucapkan terimakasih kepada tim dokter RSUD Kepahiang yang telah merawat bayi saya dengan baik. Saking senangnya, saya tidak bisa berucap dengan kata-kata, saya sangat-sangat berterimakasih," ujar Sukarden singkat dengan mata berkaca-kaca. (red) 
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: RSUD Kepahiang Berhasil Operasi Bayi Tanpa Anus Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai