Friday, 2 February 2018

Randa, Juara Provinsi Bengkulu di Liga Dangdut Indonesia

Penampilan Randa di ajang Lida Indosiar

Randa: Perjuangan Masih Panjang


CURUP RPP - Ajang pencarian bakat penyanyi dangdut terbesar di Indonesia saat ini, Liga Dangdut Indonesia (Lida) telah menyelesaikan babak penyisihan untuk Provinsi Bengkulu. Lima orang calon duta dangdut Provinsi Bengkulu, yakni yakni Ryass Randa (Randa) asal Rejang Lebong (RL), Meki Hartono (Eki) asal Mukomuko, M. Agung Putra (Agung) asal RL, Peni Arisma (Peni) asal Kepahiang dan Tomy Dananjaya (Tomy) asal Bengkulu Utara (BU), bersaing ketat di konser nominasi di Indosiar, Kamis (1/2) malam.

Tampil sebagai peserta pertama membawakan lagu Terlena milik Ike Nurjanah, Peni asal Kepahiang terlihat sangat gugup hingga tidak berhasil menarik perhatian dewan juri. Kemudian penampilan kedua, Tomy, asal BU, ternyata sangat memukau dengan membawakan lagu Hanoman Obong.
Tomy bahkan langsung melejit ke posisi atas setelah penampilannya yang mendapatkan banyak pujian dari seluruh dewan juri ini. Giliran penampilan ketiga, yakni perwakilan dari RL, Ryass Randa, yang akhirnya keluar sebagai pemenang dan menjadi Duta Dangdut Indonesia mewakili Provinsi Bengkulu.

Randa yang membawakan lagu Dawai Asmara milik Raja Dangdut Rhoma Irama benar-benar memukau dewan juri dan penonton di studio V Indosiar yang di antaranya ada Bupati RL, DR. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si, Wabup H. Iqbal Bastari, S.Pd, MM, Sekda RL, RA. Denni, SH, MM, pejabat RL dan para masyarakat RL lainnya.

Penampilannya yang santai namun fokus, benar-benar membuat dewan juri tertarik dan terus mengeksplor kemampuan Randa, mulai dari olah cengkok dangdut hingga skill bermain keyboard dan bernyanyi lagu pop yang merupakan basic awal Randa bernyanyi.

Setelah Randa, giliran peserta asal Mukomuko, Eki, membawakan lagu Cincin Putih milik Caca Handika. Beberapa dewan juri sempat memujinya, namun akhirnya hanya berhasil menempatkannya di posisi ketiga klasemen akhir.

Peserta terakhir yang tampil yakni Agung, asal RL, membawakan lagu Gadis Pantura milik Mansur S. Ia dipuji habis oleh Nasar, namun dua dewan juri lainnya mengaku kurang puas dengan penampilan Eki. Hingga akhirnya pada polling terakhir SMS, Agung hanya duduk di posisi 4.
Beberapa saat setelah acara ini selesai, Agung langsung mengungkapkan permohonan maafnya lewat akun Facebook-nya, dan langsung direspon netizen dengan memberikan support, agar terus berlatih dan tidak menyerah sampai di sini.
"Mohon maaf kepada semua yang sudah mendukung, belum bisa memberikan yang terbaik. Saya akan terus belajar mudah-mudahan bisa berhasil di lain kesempatan," ujarnya.

Saat dihubungi melalui ponselnya, Randa mengatakan, ia sangat senang bisa mewakili Bengkulu di ajang bergengsi ini. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk bupati, wabup dan sekda yang sudah datang langsung ke studio dan seluruh pendukung yang sudah mengirimkan SMS.
"Alhamdulillah berkat dukungan dan doa dari semuanya, saya bisa berhasil mewakili Bengkulu di ajang ini. Terima kasih atas dukungan dan doanya. Karena tanpa itu semua saya tidak bisa menang malam tadi (kemarin malam, red). Tapi perjuangan masih panjang, dan untuk itu saya mohon dukungannya supaya bisa membanggakan daerah kita, khususnya Rejang Lebong dan umumnya Bengkulu," kata Randa.

Bagian lain, Pemkab RL juga menggelar acara nonton bareng (nobar) di rumah dinas bupati. Hadir puluhan warga dan pejabat di lingkungan Pemkab RL yang tidak datang langsung ke studio V Indosiar. (red)

Perolehan Polling SMS Terakhir
Konser Nominasi Liga Dangdut Indonesia Provinsi Bengkulu

Randa  27,38 %
Tomy  25,38 %
Eki  20,6 %
Agung  14,88 %
Peni  11,76 %
------------------
Sumber : Indosiar
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Randa, Juara Provinsi Bengkulu di Liga Dangdut Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai