Friday, 9 February 2018

Komentar Berbau SARA, Viral di Facebook


(illustrasi/google/buyono)
CURUP RPP - Belum selesai kegaduhan soal orang hilang, dunia maya di wilayah Rejang Lebong (RL) dan sekitarnya kembali heboh. Kali ini terkait adanya postingan berbau SARA yang menjurus pada ujaran kebencian. 

Postingan di kolom komentar itu ditulis oleh akun Facebook, Nur Zarrah. Siapa sangka, komentar ini kemudian membuat gaduh pengguna medsos, terutama para Facebooker. 

Postingan itu di-screenshot lalu disebarkan oleh netizen ke grup Facebook Curup Kota Idaman (CKI), dan langsung mendapatkan respon panas dari sejumlah pemilik akun Facebook yang ada di grup tersebut. 

Postingan ini semakin gaduh setelah pada sekira pukul 12.00 WIB, Jumat (9/2), sebuah akun Facebook, Ryan Andhika, menyebar tulisan dilengkapi dua buah video klarifikasi dan permohonan maaf atas postingan di Facebok Nur Zarrah yang diakui merupakan istrinya. 

"ass..sblmny sy mau klarfiksikn soal postingn yg mngats nmakn fb istri sy..kronogisnya gini. sudah bbrp hri ini istri sy di rumah dan gk pgang hp android..dan sy sdang brjualn di luar..sktr 4hri lalu sy mlkukn transaksi jual beli hp..dan kmungkinn fb istri sy lupq dkluarkn, tp stlh sy hubungi si pmbeli fbny gk aktf lgi jd gk mnutup kmungkinn fb istri sy d bjak dan brusan sy tlpn istri sy.. dia brani brsumph di ats alquran bwa bukan dia yg buat postingn itu..wss," ujarnya.

Namun postingan permohonan maaf dan klarifikasi itu tidak langsung diterima oleh sejumlah netizen. Ia masih tetap di-bully. Netizen berharap istrinya langsung yang melakukan klarifikasi dan permohonan maaf.
Meski demikian, hingga Jumat (9/2) siang, belum ada satu pun yang melaporkan postingan berbau SARA tersebut ke pihak berwajib. 

Belum adanya laporan dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektrik (UU ITE) ini dipastikan oleh Kapolres RL, AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf, SH, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Chusnul Qomar, SH, S.Ik, MM. 

Terkait hal-hal seperti ini, Kasat mengimbau kepada masyarakat, untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Karena media sosial bukan tempat untuk saling mencela, bukan tempat menyebar berita hoax, dan juga bukan tempat menyampaikan ujaran kebencian.

Karena sekarang, Indonesia sudah memiliki Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Berdasarkan Pasal 27 ayat (3), setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/ atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/ atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Kemudian, sanksinya diatur pada Pasal 45 ayat (1); setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Lalu di Pasal 36 dikatakan bahwa; setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 27 sampai Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

Dipertegas lagi mengenai sanksinya di Pasal 45 ayat (2) UU ITE; setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah). "Harapan kami jangan sembarangan bermedia sosial. Bermedia sosiallah secara santun dan tidak menyinggung atau menyakiti orang lain/ golongan," imbaunya. 

Sekedar diketahui, sejak siang kemarin, akun Facebook Nur Zarrah sudah dihapus, tidak bisa dibuka lagi. (red) 


  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Komentar Berbau SARA, Viral di Facebook Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai