Wednesday, 7 February 2018

Dua Rekanan Diusulkan Blacklist



LEBONG RPP - Dua perusahaan yang menjadi rekanan Pemkab Lebong dalam melaksanakan kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2017, diusulkan masuk ke dalam daftar hitam atau blaclist. Dua perusahaan yang dimaksud adalah CV Invest Utama dan CV Tuan Rajo Bintang.

CV Invest Utama diketahui merupakan rekanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong pada kegiatan pengadaan seragam SMP (putih biru, pramuka, olahraga, dan atribut), serta pengadaan pakaian seragam SD (merah putih, pramuka, olahraga, dan atribut). Sedangkan CV Tuan Rajo Bintang merupakan rekanan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Lebong pada kegiatan rehabilitasi daerah irigasi Air Aman I Desa Tabeak Belau I Kecamatan Lebong Atas. 

Informasi terhimpun, diusulkannya dua perusahaan itu oleh OPD pemilik kegiatan, karena pihak rekanan tidak menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen. Pengadaan pakaian seragam SMP dengan nilai kontrak Rp 465.102.000 hanya terealisasi Rp 233.508.000. Sementara pada pengadaan pakaian seragam SD, dari nilai kontrak Rp 412.467.000, hanya terealisasi Rp 214.570.400. Begitu juga dengan kegiatan rehabilitasi daerah irigasi Air Aman I dengan nilai kontrak Rp 1.007.880.000, juga tidak terealisasi 100 persen.

Dikonfirmasi, Kabag Layanan Pengadaan Setdakab Lebong, Syarifuddin, S.Sos, M.Si, mengaku telah menerima usulan perusahaan blacklist dari Dikbud dan Dinas PUPRP. Menurutnya, tertanggal 5 Januari 2018 lalu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lebong telah melayangkan surat kepada seluruh OPD di kabupaten ini agar menyerahkan daftar perusahaan yang diusulkan masuk ke dalam daftar hitam atau balcklist. 

"Sejauh ini baru dua OPD yang menyerahkannya. Kita akan croscek dengan OPD lain apakah memang tidak mengusulkan atau belum mengusulkan rekanan mereka untuk masuk ke dalam daftar blacklist ini," jelas Syarif.

Lebih jauh diungkapkannya, sesuai Peraturan Kepala (Perka) LKPP Nomor 18 tahun 2014 tentang daftar hitam dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, mekanisme tayang daftar hitam ke dalam Sistem Pengadaan Barang Secara Elektronik (SPSE) harus ada ketentuan tahapan yang harus dilalui. Salah satunya mengisi formulir balcklist yang diisi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk selanjutnya dilakukan audit oleh Inspektorat Daerah. "Pihak rekanan diberikan waktu masa sanggah maksimal 7 hari. Jika tidak ditanggapi, pihak rekanan baru akan diajukan ke LKPP dan perusahaan akan ditayangkan ke dalam daftar hitam. Saat ini prosesnya kita masih meminta PPK untuk mengisi formulir daftar hitam," singkatnya. 

Sekedar diketahui, CV Invest Utama beralamat di Jalan Baru Belakang Terminal Kampung Muara Aman Kecamatan Lebong Utara dengan pimpinan atas nama Harbityanto, SH, selaku Wakil Direktur. Sedangkan CV Tuan Rajo Bintang beralamat di Desa Pelabai Kecamatan Pelabai dengan direktur, Yozel Pirnando. (red)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Dua Rekanan Diusulkan Blacklist Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai