Friday, 12 January 2018

Tempo 5 Jam, SI Brondong Ditangkap Polisi


INI sumur tempat korban didorong oleh si brondong, pacarnya.
RIMBO PENGADANG RPP - Setelah sempat pulang ke rumah orangtua dan bersembunyi di rumah temannya di Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya, Rabu (10/1) sekitar pukul 18.00 WIB, pihak kepolisian dari Polsek Rimbo Pengadang berhasil menangkap He (18), pria bujangan yang diduga sebagai pacar sekaligus pelaku penganiayaan terhadap Nurul Aryani (38), warga Desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. 

"Tersangka sudah kita amankan, dan saat ini sudah ditahan di Polsek Rimbo Pengadang untuk diperiksa lebih lanjut," terang Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra, SH, SIK, melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Ipda Alexander. 

Menurut kapolsek, penangkapan terhadap He dilakukan setelah mendapat keterangan dari korban terkait alamat dan ciri-ciri pelaku, dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.  "Setelah berhasil kita evakuasi dari dalam jurang bekas sumur itu, korban masih bisa memberikan keterangan bahwa pelakunya adalah He, berikut alamat dan ciri-cirinya. Selanjutnya saksi yang ada di lokasi juga ada yang melihat He pergi sendirian dari lokasi menggunakan sepeda motor," ujarnya.

Masih menurut kapolsek, dari keterangan korban dan saksi-saksi, pihaknya langsung melakukan pengejaran ke rumah orangtua He di Desa Air Bening. Namun ternyata kedatangan polisi ini keburu diketahui pelaku, sehingga pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah temannya. Namun kemudian dia berhasil diangkap dan langsung dibawa ke mapolsek.
Selain menangkap He, lanjut kapolsek, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, tas dan dompet korban yang sempat dibawa He, dan juga akan menyita sepeda motor yang digunakan He dan korban ke lokasi objek wisata air terjun tersebut. "He kita jerat dengan tindak pidana penganiayaan seperti yang diatur dalam Pasal 351 ayat (3), Pasal 353 ayat (1) dan (2) junto Pasal 351 dan atau Pasal 362 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP)," tegas kapolsek.

Sekedar mengulas, peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan He terhadap korban, terjadi pada Rabu (10/1) sekira pukul 12.30 WIB. Sebelumnya, korban dan He bertemu di kawasan Talang Kering Kecamatan Curup Utara. Kemudian keduanya menuju objek wisata air terjun di wilayah Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang mengendarai sepeda motor.
He dan korban duduk sambil ngobrol di pinggir sumur bekas galian tambang emas yang ada di dekat lokasi air terjun tersebut. Kala itu, korban dan He sempat melakukan hubungan badan. Karenanya, korban meminta pelaku bertanggung jawab atas perbuatan yang mereka lakukan. Namun pelaku tidak mau, meski korban bersikeras supaya pelaku menikahinya. Hingga kemudian pelaku panik lalu mendorong korban ke sumur tersebut, dan ia pun pergi meninggalkan TKP.

Sesaat kemudian korban sadar dari pingsan pasca jatuh ke sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter tersebut. Korban pun berteriak meminta pertolongan. Beruntung teriakan korban didengar warga sekitar yang kemudian berduyun-duyun menuju tempat dimana korban tergeletak.
Lalu beberapa warga dan pihak kepolisian dari Polsek Rimbo Pengadang yang dipimpin langsung oleh kapolsek, bergegas mengevakuasi korban dari dalam sumur menggunakan tali tambang. Akibat kejadian ini, korban mengalami robek di kepala belakang, dahi, tangan dan hidung luka lecet, serta kaki kanan patah. Lalu korban dibawa ke puskesmas terdekat di Kecamatan Bermani Ulu Raya, selanjutnya dirujuk ke RSUD Curup. (red)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Tempo 5 Jam, SI Brondong Ditangkap Polisi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai