Wednesday, 31 January 2018

SBL Cabang Curup Sebut Tak Ada Masalah

INI Kantor SBL Cabang Curup di Kelurahan Pelabuhan Baru, Pasar Atas, Curup. (FHOTO BUYONO)

CURUP RPP - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengungkap kasus dugaan penipuan travel dan umrah PT Solusi Balad Lumampah (SBL). Perekrutmen calon jemaah umrah yang dilakukan dengan cara konvensional, dan diduga melakukan penipuan lewat money game. Setidaknya, sekitar 12.845 jemaah umrah diduga telah tertipu. 

Bahkan saat ini, informasinya Dit Reskrimsus Polda Jabar telah menetapkan dua orang Direksi PT SBL, yakni Aom Juang Wibowo dan stafnya Ery Ramdani sebagai tersangka serta menyita sejumlah aset keduanya, termasuk beberapa mobil mewah yang diduga hasil dari aksi penipuan tersebut.

Modus yang didapat Polda Jabar, uang jemaah yang sudah mendaftar disalahgunakan untuk menutupi jemaah lainnya dengan skema money game. Si pendaftar dijanjikan berangkat, tapi tidak berangkat, bahkan ada yang dijanjikan berangkat pada Februari 2018 ini.

Menanggapi kasus yang sedang hangat dibincangkan tersebut, wartawan RPP menyambangi Kantor Cabang PT SBL Curup yang berkedudukan di kawasan Pasar Atas. Sayangnya, Pimpinan Cabang SBL Curup, Nurhafidzah, sedang berada di Bengkulu.

Namun menurut keterangan staf yang sehari-hari melayani para calon jemaah umrah melalui SBL Cabang Curup, Lisa, SBL Cabang Curup telah berdiri sejak Juli 2017. Sejak berdiri, perusahaan jasa travel dan umrah ini telah memberangkatkan jemaah hingga tiga kali keberangkatan.

Pemberangkatan pertama dilakukan pada awal Desember tahun lalu sebanyak 104 orang, kemudian pemberangkatan kedua, total dari dua keberangkatan itu terdapat sekitar 200 orang jemaah. Kini mereka sedang bersiap memberangkatkan 46 orang calon jemaah umrah untuk keberangkatan ketiga. 

"Kalau di sini (Curup, red) tidak ada masalah, semua yang mendaftar di SBL Cabang Curup tetap akan berangkat. Bahkan untuk keberangkatan calon jemaah umrah yang ketiga itu nanti pada 4 Februari 2018. Diawali dari Kantor SBL, kemudian ke Bandara Fatmawati Bengkulu, lalu ke Jakarta dan langsung ke Jeddah," ungkap Lisa.

Ditanya soal tarif umrah, Lisa menerangkan, pada tahun lalu SBL memang menerapkan promo, tarfinya hanya kisaran Rp 18 juta. Namun setelah pemerintah melarang adanya biaya umrah di bawah Rp 20 juta, kini promo murah itu sudah tidak ada lagi. Bahkan pada keberangkatan ketiga ini, tarifnya mencapai Rp 28.500.000. 

"Sebenarnya yang di Bandung itu juga bukan penipuan, tapi karena memang mereka belum waktunya berangkat. Kalau di Curup kita pastikan 46 orang itu akan berangkat tanggal 4 Februari nanti. Karena semua administrasi seperti paspor, suntik miningitis, manasik, dan semuanya sudah siap. Tinggal berangkat saja. Kita juga belum ada jemaah yang sudah mendaftar tapi belum berangkat," tegasnya.

Sementara itu, Agen SBL di Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup, saat didatangi wartawan, enggan memberikan keterangan. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada SBL Cabang Curup. (red) 

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: SBL Cabang Curup Sebut Tak Ada Masalah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai