Tuesday, 23 January 2018

SADIS! Kepala Dipenggal, Tubuh Luka-Luka

Potongan kepala korban ditemukan di sungai durian tak jauh dari TKP
UJAN MAS RPP - Selasa (23/1) pukul 11.00 WIB, warga Kepahiang dibuat geger dengan penemuan mayat laki-laki tanpa kepala di perkebunan di Desa Daspetah Kecamatan Ujan Mas. Kejadian ini juga dengan cepat menyebar di media sosial (medsos). Sejumlah akun medsos bahkan memposting foto mayat tersebut.

Terlihat mayat itu mengenakan kaus lengan pendek warna biru dan celana training biru tua, memakai sepatu khusus untuk ke kebun warna putih. Mayat dalam posisi telentang di tanah yang juga dipenuhi daun kopi kering. Tangan kirinya terkulai di tanah dan tangan kanan berada di sekitar pusar. Belakangan diketahui, korban adalah Hermansyah (45), warga Desa Daspetah.

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simanjuntak, membenarkan adanya peristiwa sadis tersebut. Menurutnya, setelah mendapat laporan, tim Polres Kepahiang dan Polsek Ujan Mas bersama warga, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga.

Informasi terhimpun, kronologis kejadian, sekira pukul 10.15 WIB, Eri Sujoyono, warga setempat, sedang berada di kebun dan mendengar suara orang berkelahi. Kemudian ia mendekati sumber suara, dan ia melihat pelaku sedang membacok korban.

Karena merasa takut, Eri berteriak meminta bantuan tetangga kebun. Tak lama, datang Eko, dan melihat korban telah meninggal dunia tanpa kepala. kemudian saksi meminta bantuan kepada warga desa setempat, untuk membawa korban ke desa, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujan Mas.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Kepahiang bersama pihak Polsek Ujan Mas yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kepahiang, melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, berinisial DH (32). Sekira pukul 13.00 WIB, terduga pelaku ditemukan di pondok kebunnya, dan langsung diamankan tanpa perlawanan. “Berdasarkan barang bukti yang ditemukan, kita duga kuat DH merupakan pelaku pembunuhan sadis itu," kata Pahala.

Sedangkan upaya evakuasi mayat korban langsung dipimpin kapolres dan Waka Polres, Kompol Rudi S, SH. Mayat korban langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang untuk menjalani pemeriksaan.

Sedangkan DH yang sudah diamankan di Mapolres Kepahiang, tengah menjalani pemeriksaan.
Dugaan sementara pihak penyidik, tersangka mengalami gangguan kejiwaan. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap DH, ia mengaku melakukan pembunuhan karena dendam. “Menurut pelaku, dia dendam dan sakit hati terhadap korban,” ujar kapolres.

Kemudian dari hasil pemeriksaan tersebut, DH mengaku jika potongan kepala korban, dibuang ke dalam aliran Sungai Durian, tak jauh dari lokasi pembunuhan. Berdasarkan keterangan itulah, anggota bersama warga, lantas melakukan pencarian.

Alhasil sekira pukul 14.30 WIB, potongan kepala korban ditemukan di aliran Sungai Durian. Setelah itu potongan kepala langsung dibawa oleh anggota, ke RSUD Kepahiang, untuk disatukan dengan tubuhnya.

Dari hasil visum et revertum yang dilakukan pihak RSUD Kepahiang, kepala dan lidah korban sudah tidak ada di tubuh korban, karena dipenggal dengan senjata tajam (sajam). Pada lengan sebelah tangan mengalami luka 8 x 2 centimeter dan 5 x 1 centimeter. Lengan kiri terdapat luka robek 6 x 3 centimeter dan luka 3 x 1 centimeter, luka lecet di perut 2 x 1 centimeter. Kemudian luka bekas benturan benda tajam terbanyak didapati pada bagian depan leher.

"Dari bentuk lukanya, banyak bekas benturan benda tajam berulang-ulang dari leher bagian depan. Saat masuk ke IDG pukul 11.45 WIB, jika dilihat dari tulang yang sudah mulai kaku, diperkirakan korban sudah tewas dua sampai tiga jam sebelum dibawa ke IGD," ujar seorang petugas medis. (ton)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: SADIS! Kepala Dipenggal, Tubuh Luka-Luka Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai