Wednesday, 31 January 2018

Ngeri.., Ditebas Orgil, Tangan Petani Nyaris Putus

KORBAN Ahmad Asep saat dirawat di IGD RSUD Curup. (FHOTO BUYONO)

CURUP RPP - Lagi-lagi ulah orang dengan gangguan kejiwaan memakan korban. Setelah beberapa waktu lalu warga Desa Daspetah Kecamatan Ujan Mas meninggal dunia dengan kepala putus akibat ditebas golok oleh orang dengan gangguan jiwa, kini peristiwa serupa terjadi di Desa Pungguk Lalang Kecamatan Curup Selatan. 

Korbannya adalah Ahmad Asep (30), warga setempat. Petani ini terpaksa dilarikan ke RSUD Curup setelah tangannya nyaris putus akibat ditebas menggunakan parang oleh Ru (30), warga satu desanya yang masih bertetangga dengan korban. Peristiwa itu terjadi Rabu (31/1) sekira pukul 17.00 WIB.

Saksi mata sekaligus istri korban, Yanti (30), sembari menggendong anaknya yang baru berusia sekitar 3 tahun di RSUD Curup, menceritakan kronologis kejadian pembacokan yang dialami suaminya. 

Menurut Yanti, sore itu dirinya bersama korban dan anaknya baru pulang dari kebun. Setibanya di rumah, korban langsung masuk rumah dan menenggak air putih untuk melepas dahaga. Setelah itu, korban keluar rumah untuk buang air kecil. Pas di luar rumah, ternyata ada pelaku yang diakui masih sepupu istri korban. Dan begitu melihat korban keluar rumah, pelaku masuk ke dalam rumahnya, ternyata mengambil dua buah parang.

Masih menurut Yanti, setelah memegang dua buah parang itu, tanpa ba bi bu, pelaku langsung menyerang korban membabi buta dengan cara membacok-bacokkan parangnya. Akibatnya pun patal. Tangan kiri korban nyaris putus terkena sabetan senjata tajam tersebut. 

Melihat suaminya diserang sedemikian rupa, Yanti berusaha hendak menolong, tapi naas, papan yang dipijaknya di beranda rumahnya, patah, sehingga ia jatuh dan tidak sempat menolong suaminya. 

"Saya lihat Ru masih terus mengejar suami saya, padahal suami saya sempat berlari menajuhinya. Tapi tetap dikejarnya, hingga terkena bacok lagi di bagian kepala belakang, suami saya mandi darah. Sekarang darahnya masih ada di pojok pekarangan itu, tapi pelakunya sudah kabur. Ada warga yang mengatakan bertemu dengan Ru di jalan menuju Bukit Basah," cerita Yanti dalam bahasa Rejang. 

Setelah terkapar tidak berdaya akibat serangan pelaku, oleh warga setempat, korban kemudian dilarikan ke RSUD Curup guna mendapatkan pertolongan medis. 

Kepala Desa (Kades) Pungguk Lalang, Lukman Yasir, yang mendampingi korban di IGD RSUD Curup, petang kemarin mengatakan, Ru pernah dirawat di RSJKO Bengkulu dan memiliki kartu kuning sebagai orang gila (orgil), dan memang sering membawa parang. 

"Dia itu memang gila, pernah juga dirawat di RSJKO Bengkulu. Saya sudah ingatkan agar dirawat lagi, tapi keluarganya belum membawanya lagi ke RSJKO, soalnya dia sering membawa parang. Dan apa yang saya khawatirkan selama ini ternyata benar-benar terjadi hari ini. Kami mengimbau agar warga berhati-hati jika bertemu dengan orang gila, termasuk dengan Ru ini," terang Lukman Yasir. 

Sementara Kapolres RL, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar, SH, SIK, mengatakan, hingga sore kemarin pihaknya masih melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku. 

"Kita sudah mendapat laporan terkait kejadian itu, sekarang anggota sedang melakukan pengejaran. Informasi dari warga, pelaku memang menderita gangguan jiwa," kata Chusnul, singkat. (red) 
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Ngeri.., Ditebas Orgil, Tangan Petani Nyaris Putus Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai