Tuesday, 16 January 2018

Kades Warung Pojok Ancam Blokir Jalan


KADES Warung Pojok, Sopian.
KABAWETAN RPP - Kepala Desa Warung Pojok Kecamatan Muara Kemumu, Sopian, mengancam akan memblokir jalan jika usulan pembangunan jalan di desa setempat tidak juga diakomodir pada anggaran tahun 2018. Hal ini ditegaskan Sopian, saat berkoordinasi dengan Kades Bandung Jaya, Supriyanti, Sabtu (13/1). 

Menurut Sopian, jalan di wilayah desa yang dipimpinnya sudah rusak parah dengan kondisi tanah dan bebatuan. Disebutnya, Desa Warung Pojok dan Renah Kurung adalah salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di kabupaten ini. Namun petani setempat terpaksa menjual hasil bumi mereka ke Rejang Lebong lantaran kondisi jalan menuju Kepahiang rusak parah. "Di penghujung tahun 2017 lalu kita sudah menghadap wakil rakyat, janjinya dalam bulan Desember 2017 akan ditimbun, tapi nyatanya sampai kini belum juga ada realiassinya. Makanya kami berencana akan mendatangi DPRD Kepahiang lagi," ungkap Sopian. 

Dikatakanya, jika dalam bulan Januari 2018 belum juga ada tindakan untuk penimbunan, bukan mustahil jalan tersebut akan diblokir. "Jika benar-benar jalan tersebut masuk wilayah TWA, ya tutup saja," kata Sopian.

Sopian menuturkan, bahwa jalan sepanjang lebih kurang 3,5 Km tersebut merupakan akses satu-satunya menuju ke Kabupaten Kepahiang. Kondisi jalan yang rusak sangat menghambat aktivitas warga. "Pengguna jalan itu mencapai puluhan ribu orang. Kalau ada acara di kabupaten, kita sering terlambat. Bahkan kalau hujan kita tidak bisa lewat," ujarnya. 

Kendala lainnya, dalam penerapan Dana Desa (DD), selain material sering terlambat, biaya lansir material juga mahal. "Tolong agar DPRD dan Pemda Kepahiang dapat memfasilitasi kami bertemu dengan pihak Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu," pintanya.

Sedangkan Kades Bandung Jaya, Supriyanti, menyatakan mendukung rencana Kades Warung Pojok untik menutup akses jalan tersebut. Karena menurutnya sebagian besar warga Bandung Jaya berkebun di Warung Pojok dan setiap hari melintasi jalan yang rusak tersebut. "Kita dukung jalan itu diperbaiki. Kasihan petani kalau jalan rusak. Bayangkan, berapa banyak kopi yang dijual ke Curup gara-gara jalan menuju Kepahiang rusak, padahal itu potensi ekonomi," singkat Supriyanti. 

Sebelumnya sempat diberitakan, warga Renah Kurung dan Warung Pojok mendatangi gedung DPRD lantaran kondisi jalan di wilayah mereka mengalami kerusakan parah. Ini membuat kedua desa itu terisolir. Belasan warga dari kedua desa tersebut mendatangi wakil rakyar di gedung DPRD Kepahiang, Senin (11/12) lalu. Jika tidak dibangun pada tahun 2018, warga mengancam akan menutup total akses jalan tersebut. "Kami sebagai masyarakat sangatlah kesulitan karena jalan ini merupakan jalan satu-satunya yang lebih dekat ke pusat kabupaten, kalau statusnya TWA tidak bisa dibangun, mari kita tutup total jalan itu," sesal warga Renah Kurung. (red) 

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Kades Warung Pojok Ancam Blokir Jalan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai