Wednesday, 13 December 2017

Pasutri Tewas Mengenaskan



SADIS: Inilah jasad pasutri korban pembunuhan di rumah duka di Desa Cawang Lama, Selupu Rejang.
CURUP RPP - Pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Polres Rejang Lebong, Selasa (12/12) sekira pukul 04.30 WIB. Kali ini, korbannya adalah pasangan suami istri (pasutri), Sallani (75) dan Haziama (70), warga Desa Cawang Lama Kecamatan Selupu Rejang. Keduanya tewas di rumah dalam kondisi mengenaskan. 

Menurut keterangan Dulhadi (50), anak tertua korban yang pertama kali menemukan ayah dan ibunya sudah tidak bernyawa, sekira pukul 07.30 WIB, ia bersama cucunya hendak berbelanja di warung milik orangtuanya, yang juga tak jauh dari rumahnya. 

Tiba di rumah orangtuanya, Dulhadi merasa heran karena melihat pintu warung dari rolling door masih tertutup, padahal hari sudah terang. "Saat melihat warung masih tertutup, saya mencoba mencari tahu sembari berkeliling rumah dan memanggil ibu saya. Namun tidak ada jawaban, dan pintu tidak ada yang terbuka," katanya.

Usai berkeliling rumah, ia kembali ke depan. Saat itulah, ia baru melihat rolling door bagian depan rumah, sedikit terbuka. Melihat rolling door terbuka, Dulhadi langsung masuk. Ia pun melihat sang ayah tertidur di tengah rumah, seluruh tubuhnya ditutupi selimut. Saat itu ia belum curiga kalau ayahnya sudah meninggal. Sebab ia mengira ayahnya tertidur lagi usai salat subuh seperti yang biasa dilakukan sang ayah.  

Dulhadi pun mendekati ayahnya, dan membangunkan sang ayah. Namun ayahnya tak kunjung bangun. Lalu ia membuka selimut dan sangat terkejut melihat ayahnya sudah berlumuran darah dengan kondisi sudah meninggal dunia. Ia pun langsung meminta pertolongan warga sekitar. Setelah itu ia berusaha mencari sang ibu ke dalam kamar, dan saat masuk ke dalam kamar tersebut, ia juga melihat sang ibu sudah meninggal. "Kita belum tahu pasti apakah ini pembunuhan atau bukan. Yang jelas, tadi (kemarin, red), saya lihat laci duit di warung bapak kami sudah terbuka. Namun untuk barang-barang yang hilang kami belum tahu. Karena tadi belum melakukan pengecekan," ujarnya.

Setelah menemukan kedua orangtuanya sudah meninggal, Dulhadi dibantu warga sekitar, langsung menghubungi petugas kepolisian. Petugas yang datang langsung mengevakuasi korban dan membawa jenazah kedua korban ke RSUD Curup.

Sementara dari pemeriksaan yang dilakukan petugas medis, tergambar jika pelaku pembunuhan melakukan aksinya dengan sadis. Hal ini terlihat dari sejumlah luka lebam dan luka akibat benda tajam yang dialami kedua korban, terutama pada Sallani.

Korban Sallani mengalami luka lebam pada mata kiri, luka robek pada alis mata kiri, luka robek pada pipi kiri yang tembus hingga tulang, mengeluarkan darah dari hidung, luka robek pada rahang bawah dan dagu. Kemudian luka robek pada leher, luka robek pada kepala belakang, luka robek pada kepala bawah dan sejumlah luka lainnya.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus yang menimpa pasutri tersebut. Menurut kapolres, pihaknya belum bisa memastikan motif yang dilakukan pelaku sehingga dengan tega membunuh korban dengan sadis. "Untuk motif pembunuhan sendiri kita belum tahu, karena saat ini masih dalam penyelidikan petugas," kata kapolres.

Kasat Reskrim Polres RL, AKP Chusnul Qomar, SH, SIK, menambahkan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyisiran bersama anak korban, diketahui barang-barang berupa perhiasan emas dan uang, setelah dicek, ditemukan perhiasan emas di bawah tempat tidur/lantai yang berlubang berupa dua buah cincin, satu buah kalung dan satu buah gelang.

Kemudian, pengecekan dilakukan pengecekan kembali di kamar bagian atas, ditemukan uang di dalam lemari sebanyak Rp 91.000.000. Untuk perhiasan dan uang diserahkan kepada anak kandung korban. "Kita dalami dulu motifnya. Sebab kalau motif perampokan, barang berharga milik korban masih ada. Kita menduga ada motif lain dan ini sedang kita kembangkan," pungkas Chusnul. (red)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Pasutri Tewas Mengenaskan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai