Thursday, 7 December 2017

Kantor Pos PUT Disegel Nasabah


Kapolsek PUT, Iptu Djarkoni, menengahi permasalahan nasabah dan pihak Kantor Pos PUT terkait uang nasabah yang digelapkan oleh mantan Kepala Kantor Pos PUT yang kini sudah jadi tersangka.

PUT RPP - Rabu (6/12) sekira pukul 06.30 WIB, seorang nasabah yang menjadi korban penggelapan oknum Kepala Kantor Pos Padang Ulak Tanding (PUT), melakukan aksi penyegelan Kantor Pos PUT. Mendapati hal itu, pegawai Kantor Pos PUT pun melapor ke kantor polisi setempat. 

Oleh pihak kepolisian, segel pun dibuka. Namun hal ini menuai protes dari nasabah yang menjadi korban. Kemudian sekira pukul 11.30 WIB, Kantor Pos PUT ditutup kembali, dan meminta Kepala Kantor Pos Curup hadir di tengah para nasabah guna mempertanggungjawabkan uang nasabah yang digelapkan oleh tersangka April (mantan Kepala Kantor Pos PUT, red). Barulah sekira pukul 14.00 WIB, Kepala Cabang Kantor Pos Curup hadir dan melakukan mediasi. 

Kapolres Rejang Lebong (AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK, melalui Kapolsek PUT, Iptu Djarkoni, saat dihubungi wartawan koran ini mengatakan, pertemuan antara Kepala Cabang PT Pos Curup dan para nasabah yang merasa dirugikan dengan aksi penggelapan dilakukan di Mapolsek PUT dihadiri langsung Kepala Cabang PT Pos Curup, dirinya, Danramil, dan sekitar 50 orang nasabah. 

Mahyudin, mewakili nasabah lainnya, meminta penjelasan serta kejelasan terhadap nasib nasabah yang uangnya belum dikembalikan. Dia juga mempertanyakan persoalan apa sehingga uang mereka belum kunjung diganti. 

Menyikapi tuntutan warga yang menjadi korban penggelapan tersebut, Kepala Kantor Pos Curup, Abdul Jamil mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan janji kepada nasabah bahwa uang mereka akan dikembalikan. Namun pihaknya tetap memproses sesuai aturan. 

Terkait ada beberapa orang nasabah yang sudah menerima pengembalian uang dari PT. Pos, ada tiga tahap dan yang baru dicairkan adalah tahap pertama. Uang tersebut dikembalikan, karena transaksi pada tabungan nasabah, memang benar ada, namun ditarik oleh tersangka. Sehingga murni transaksi Pos. Sementara bagi nasabah yang bertransaksi menggunakan kwitansi, agar melapor ke pihak kepolisian, karena transaksi tersebut secara pribadi bukan transaksi Pos. Terkait penutupan Kantor Pos PUT, pihak Pos menyetujui dan tidak mempermasalahkannya. 

Djarkoni menambahkan, dari pertemuan tersebut dapat disimpulkan Kantor Pos PUT, untuk sementara tidak beroperasi. Kemudian, data penerima tahap pertama dan daftar nama warga yang belum menerima akan difotokopi dan ditempel di rumah Nasir di Pasar PUT, agar seluruh warga yang dirugikan bisa mengeceknya. "Memang pertemuan sempat alot, selesai sekira pukul 16.00 WIB," tutupnya. (red)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Kantor Pos PUT Disegel Nasabah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai