Wednesday, 13 December 2017

Irigasi Rusak Parah, Sawah Kekeringan



PALAWIJA: Tampak para petani mengolah sawah yang kering untuk ditanami kacang, jagung, dan lain-lain.
PUT RPP - Sepanjang 500 meter lebih saluran irigasi yang ada di Desa Belumai 1 Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) mengalami kerusakan yang sangat parah. Dampaknya, tak kurang dari 10 hektar lahan persawahan di desa ini mengalami kekeringan. 

Dan sejak kekeringan yang disebut-sebut sudah terjadi enam bulan belakangan itu, sawah yang biasanya ditanami masyarakat dengan padi, kini beralih ke tanaman palawija, seperti kacang panjang, jagung, timun, dan sayur mayur lainnya. "Ini karena banyak saluran irigasi yang jebol dan rusak, sehingga pembagian air untuk 10 hektar sawah di desa ini jadi tak merata," ujar Eko (37), warga setempat yang memiliki areal persawahan di saluran irigasi tersebut.

Menurut dia, sebelum kekeringan ini terjadi, dia menanami sawahnya dengan padi. Namun kini hal itu tak lagi bisa dilakukan, lantaran mengalami kekeringan total. "Kalau mau dibanding-bandingkan, tentu kami lebih memilih bertanam padi ketimbang palawija. Karena perawatannya tak begitu rumit, cepat, dan tak memerlukan modal tinggi. Tapi untuk saat ini, tak ada yang bisa kami lakukan selain menanam palawija. Dengan kondisi irigasi seperti ini mana mungkin kami bisa bertanam padi, sedangkan untuk perbaikan irigasi, entah kapan dilakukan pemerintah. Sebenarnya petugas pintu air di sini sudah mengetahui kondisi itu, tapi entah kenapa belum ada tindakannya," ujar Eko.

Dia juga berharap agar petugas dari pihak Dinas Pertanian Rejang Lebong untuk turun melihat kondisi areal persawahan di desanya, sehingga mengetahui persis bagaimana kondisinya. "Kalau sudah melihat langsung, tentu petugas akan mengetahui apa yang mesti dilakukan," harapnya. (red)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Irigasi Rusak Parah, Sawah Kekeringan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai