Wednesday, 6 December 2017

Bermaksud Baik, Malah Ditujah 4 Liang


Peni Putra, korban penusukan saat menjalani perawatan di RSUD Curup. kemarin malam.
CURUP RPP - Peni Putra (19), warga Gang Macang Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah, terbaring lemah di Ruang Anggrek (Bedah) RSUD Curup, usai menjalani operasi.
Peni menjadi korban penusukan hingga empat liang, lantaran membubarkan para remaja yang mengisap lem di Gang Arenas Kelurahan Pelabuhan Baru, Curup Tengah, Selasa (5/12) sekira pukul 01.00 WIB, saat korban hendak membeli rokok dan mie instan di warung.

Menurut keterangan ibu kandung korban, Siti Hasinah (60), sekira pukul 21.00 WIB, korban berpamitan kepadanya, hendak nongkrong bareng teman-temannya di depan Gang Macang. Ia pun memperbolehkan, hanya saja, korban diingatkan jangan pulang terlalu larut malam.

Namun merasa curiga, sebab sudah pukul 01.30 WIB, korban belum juga pulang ke rumah. Baru sekira pukul 02.00 WIB, teman korban menggedor pintu kontrakan yang dihuninya, dan memberitahu jika Peni ada di RSUD Curup karena ditikam orang. Mendengar hal ini, Siti dan suaminya langsung ke RSUD Curup.

Tiba di RSUD Curup, Peni sudah terbaring lemah dan tengah dilakukan penanganan medis. Setelah dilihatnya, ada empat tusukan di dada Peni, dua di sebelah kanan depan, satu tusukan di dada depan sebelah kiri dan satu di punggung sebelah kiri. "Kalau melihat bekas darahnya, tampaknya usai ditusuk belum dievakuasi. Sebab darahnya sudah mengering dan kondisinya pucat," ujar Siti.

Ia menambahkan, orangtua pelaku sendiri sudah mengetahui kejadian ini. Namun belum ada itikad baik untuk menyelesaikannya. "Aku minta pertanggungjawaban pihak keluarga pelaku, sebab sejak masuk ke RSUD Curup hingga menjalani operasi, masih menggunakan biaya umum," ujarnya.

Saat wartawan koran ini mencoba berbincang dengan Peni, ia menceritakan, sebelum kejadian ia nongkrong bersama teman-temannya di depan gang. Lantaran lapar dan kehabisan rokok, ia pun pergi membeli rokok dan mie instan di sebuah warung di Gang Arenas dengan berjalan jalan kaki.

Saat itulah, ia melihat ada adik angkatnya bersama teman-temannya yang masih berumur 15 tahun sedang nongkrong sambil mengisap lem. Melihat hal ini, kemudian menegur adik angkatnya agar pulang ke rumah. Namun, teman adik angkatnya justru marah. Peni sudah berupaya menghindar, sebab para remaja ini sudah mabuk usai mengisap lem tersebut.

Saat berjalan mengarah pulang, tiba-tiba dari arah belakang, korban ditikam menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau. Korban pun berbalik arah, tapi pelaku kembali menghujamkan pisaunya tepat di dada secara membabi buta, hingga korban tersungkur, kemudian para remaja itu kabur.

Peni berupaya meminta pertolongan dengan berjalan kaki, meski sudah bersimbah darah. Ia terus berjalan penuh perjuangan keras, hingga tiba ke tempat teman-temannya nongkrong. Selanjutnya, Peni langsung dilarikan ke RSUD Curup oleh teman-temannya. "Niat aku, baik, Kak. Aku dak ingin adik angkat aku ikut rombongan itu mabuk lem. Makonyo aku suruh balik. Tapi kawannyo justru marah, sambil menikam dada dan punggung belakang aku," ujar Peni sambil menahan rasa sakit usai menjalani operasi. 

Di bagian lain, Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Paur Humas, Ipda A Gunawan SH, membenarkan adanya kejadian tersebut. "Pada malam kejadian, keluarga korban sudah melapor secara lisan dan langsung dilakukan penyisiran di sekitar lokasi oleh petugas piket. Pelakunya juga sudah diketahui ciri-cirinya dan masih dalam pengejaran. Kita masih memburu pelaku yang masih di bawah umur. Kita minta orangtua pelaku kooperatif dan menyerahkan pelaku, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutupnya. (red)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Bermaksud Baik, Malah Ditujah 4 Liang Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai