Thursday, 19 October 2017

Bocah Ini Luka Bakar Serius Butuh Uluran Tangan

Khairul Fahmi bocah malang alami luka bakar usai menjalani operasi
CURUP RPP - Khairul Fahmi (2 tahun 6 bulan), mengalami luka bakar cukup serius hampir di sekujur tubuhnya dan dirawat di RSUD Curup sejak Minggu (15/10). Buah hati pasangan Hayati (45) dan Karman (75), warga Desa Karang Jaya Kecamatan Bermani Ulu (BU) ini, mengalami luka bakar akibat lampu minyak yang diletakkan di atas lemari, jatuh ke lantai dan membakar karpet yang saat itu sedang ditiduri Khairul, Minggu (15/10) sekira pukul 18.30 WIB.

Malangnya, saat kejadian, tidak ada orang di rumah, lantaran Hayati dan Nirmala Sari (13), ayuk korban, pergi ke sungai yang berjarak 20 meter dari pondoknya. Tetangga yang mendengar suara tangisan Khairul, langsung menyelamatkan bocah itu.

Menurut Hayati saat ditemui di ruang bedah RSUD Curup, pada hari kejadian, seperti biasa ia mencari nafkah dengan mencari sayuran pakis di hutan untuk dijual, guna menafkahi lima orang anaknya. Sekira pukul 18.20 WIB, ia tiba di rumah dan mengajak Nirmala mandi di sungai yang ada di belakang pondok rumahnya.

Sebelum pergi ke sungai, ia menyuruh anaknya menghidupkan lampu minyak. Oleh anaknya, lampu tersebut diletakkan di atas lemari, tepat didekat Khairul tidur. Merasa aman, keduanya pun ke sungai. Usai mencuci dan mandi, lalu bergegas pulang ke pondok.

Tiba di pondok, seorang tetangga menggendong Khairul dalam kondisi luka bakar. Melihat anaknya mengalami luka bakar, iapun langsung jatuh pingsan. Kemudian tetangganya langsung melarikan anak Khairul ke bidan desa. Tak lama berselang, Hayati pun tersadar dan turut mengejar anaknya. Lantaran luka bakar cukup serius, Khairul dibawa ke puskesmas terdekat, lalu langsung dilarikan ke RSUD Curup. "Punggung belakang hingga paha belakang dan kemaluan anakku juga terbakar. Aku tak bisa bayangkan luar biasa sakitnya saat api menggerogoti tubuh anak aku," tutur Hayati sembari meneteskan air mata.

Hayati menambahkan setelah mendapat perawatan di RSUD Curup, akhirnya kemarin pagi Khairul dioperasi, untuk membuang kulit-kulit yang terbakar. Karena menunggu sang anak di RSUD, ia pun tidak bisa mencari nafkah. Sebab suaminya sudah meninggal sejak tiga tahun lalu.

Saat ini, Hayati terpaksa berutang ke tetangga dan warung di sekitar rumah, untuk makan anak-anaknya. Bahkan anak sulungnya, Riki Ricardo (16), tidak bisa melanjutkan sekolah usai tamat sekolah dasar (SD), lantaran membantunya mencari uang. Bahkan pondok yang didiaminya saat ini, dibangun dari gotong royong warga.

Hayati berharap kepada siapapun, kiranya sudi membantu selama anaknya menjalani perawatan. Meski pengobatan Khairul ditanggung BPJS, namun ia butuh makan dan uang untuk empat orang anaknya yang lain.

Sementara, Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman, melalui Kasi Pelayanan, Ns. Yan Darwin, S.Kep, membenarkan jika di RSUD Curup ada pasien yang mengalami luka bakar cukup serius. Pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penanganan medis, termasuk melakukan operasi, untuk membersihkan kulit yang terbakar dan masih menempel. Penangannya memang harus benar-benar diperhatikan. "Kini tahap pemulihan luka-lukanya. Kita berikan obat secara rutin," kata Yan Darwin. (wsa)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Bocah Ini Luka Bakar Serius Butuh Uluran Tangan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai