Friday, 25 August 2017

Ini Ultimatum Bupati Rejang Lebong untuk Kades

BUPATI RL saat melantik para kades beberapa bulan lalu

CURUP RPP - Rabu (23/8), Bupati Rejang Lebong (RL), DR. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si, melantik lima orang kepala desa (kades) terpilih, yakni Kades Pelalo, Ujan Panas, Sinar Gunung, Turan Baru dan Kades Tebat Tenong Luar, di Ruang Pola Setdakab RL. Dalam sambutannya setelah melakukan pengambilan sumpah jabatan, bupati memberikan ultimatum kepada seluruh kades di RL.

Jika melanggar ultimatum tersebut, para kades siap-siap dicopot dari jabatannya. Ultimatum tersebut berisi tentang larangan kades terlibat dalam narkoba yang saat ini sudah merajalela. "Terkait peredaran narkoba jangan sampai ada kades yang terlibat, baik sebagai pengguna, pengedar apalagi sebagai bandarnya. Kalau ada kades yang terlibat narkoba walaupun adik saya akan saya pecat. Berikan contoh yang baik untuk masyarakat," ujar bupati.

Selain terkait narkoba, para kades baik yang baru dilantik maupun yang sudah menjabat juga diminta untuk mengawasi dan menekan peredaran minuman keras (miras). Para kades diminta untuk ikut serta mengendalikan peredaran miras ini di desanya masing-masing. Jika masih ada yang berani menjual harus ditutup. Karena dampak dari miras lebih banyak mudarat ketimbang dampak positifnya.

Bupati juga berpesan, tugas utama para kades yang baru dilantik ini yakni menyelamatkan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Jangan sampai penggunaan kedua dana yang jumlahnya lebih dari Rp 1 miliar ini disalahgunakan. "Semuanya harus digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan aturan yang ada. Jangan sampai ada yang diselewengkan," tukasnya.

Peningkatan akhlak masyarakat juga menurutnya, turut menjadi tugas dan tanggung jawab dari kades. Karena banyaknya tindakan pelecehan seksual di RL belakangan ini bukan karena faktor kemiskinan, akan tetapi lebih cenderung kepada faktor kurangnya akhlak mulia di masyarakat. Oleh karena itu, RL mencanangkan program RL Kota Religius, dengan menempatkan guru ngaji di setiap desa dan kelurahan, meskipun sejauh ini baru ada 50 desa yang sudah memiliki guru ngaji ini.

Sebagai penutup sambutan, bupati mengingatkan agar kondisi aman dan kondusif di desa pasca Pilkades harus tetap terjaga. "Saya ingatkan kalau pulang kedesa tidak ada lagi istilah menang kalah. Karena ini hanya adu nasib, semuanya harus dirangkul. Kita belajar dewasa dalam bermain karena dalam permainan menang dan kalah itu biasa. Mari kita bangun bersama daerah kita ini," ajak bupati.

Suasana pelantikan berlangsung dengan tertib dan tidak semua orang boleh memasuki ruangan pelantikan. Hanya ada beberapa orang keluarga dekat kades yang diperbolehkan masuk. Setiap orang yang masuk ruangan pelantikan juga harus melewati pemeriksaan Anggota Polres RL secara ketat. Bahkan wartawan yang tidak membawa kartu identitas sebagai tanda pengenal, juga dilarang masuk oleh petugas. (yon)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Ini Ultimatum Bupati Rejang Lebong untuk Kades Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai