Monday, 3 July 2017

Rawan Diserang, Siagakan Senjata Api Siap Tembak


MUSIRAWAS RPP - Pasca serangan teroris terhadap aparat kepolisian seperti di Mabes Polri dan Polda Sumut, markas Polres Musirawas dan Polsek di jajarannya kini dikawal ketat anggota bersenjata lengkap dan dilengkapi rompi anti peluru.
Kapolres Musirawas, AKBP Pambudi mengungkapkan, penjagaan tersebut merupakan langkah untuk mengantisipasi aksi teror dengan sasaran anggota Polri yang marak terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
"Polres Musirawas juga mengantisipasi terjadinya aksi teror dan mencegah bertambahnya korban anggota polisi. Salah satu caranya, dengan meningkatkan berbagai kegiatan antisipati dalam hal pelaksanaan tugas di lapangan," jelasnya.
Pantauan di lapangan, sejak terjadinya penyerangan anggota Brimob di Mabes Polri, sejak Sabtu (01/6) lal Polres Musirawas mulai dilakukan penjagaan ketat. "Tidak ada kantor polisi atau pos pos  yang tutup, seberapa besar ancaman bagi mako atau kantor polisi harus kita pertahankan. Kami sudah mengambil langkah-langkah strategis terkait kejadian aksi teror yang menimpa rekan di satuan lain. Apalagi, pimpinan tertinggi polri pun sudah memberikan direktifnya, baik dari mabes ataupun polda Sumsel, agar setiap penjagaan markas akan kami lengkapi dengan senjata api siap tembak," jelasnya.
Dirinya juga memerintahkan, agar anggotanya untuk tidak ada yang lengah dalam pelaksanaan tugas dan tetap meningkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan selama piket. "Jangan sampai anggota Polres Musirawas menjadi korban. Setiap kantor polisi, baik polres dan polsek di Musirawas dan Muratara berada di tepi jalan lintas, untuk itu kemungkinan serangan teror dapat saja terjadi seketika, tanpa kita sadari," kata dia.
Ia menjelaskan, terkait penggunaan kekuatan, berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan memang terdapat beberapa tahapan, dari Tahap 1 yang memiliki dampak deterrent atau pencegahan, perintah lisan untuk memerintahkan berhenti atas tindakan, kendali tangan kosong lunak, kendali tangan kosong keras, kendali senjata tumpul, sampai tahap 6 penggunaan senjata api.
Namun, penggunaan dapat dilaksanakan tanpa berurutan, apabila terdapat ancaman seketika menggunakan senjata. Untuk itu, jajaran harus tegas, cerdas, cermat dan terampil dalam menggunakan kekuatan, sebab kewibawaan Polri sebagai alat negara dan refresentatif negara ini harus tetap dipertahankan. (nrf)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Rawan Diserang, Siagakan Senjata Api Siap Tembak Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai