Friday, 7 July 2017

Polisi Gerebek Praktik Aborsi, Amankan Siswi SMP dan Dukun Beranak

Seorang dukun beranak dan siswi SMP diamankan Polres Lebong karena melakukan percobaan aborsi. Terlihat Kasat Reakrim AKP Yosril Radiansyah SH meminta keterangan HF yang berprofesi sebagai dukun beranak.
AMEN RPP – Jajaran Sat Reskrim Polres Lebong, Kamis (6/7) menggerebek rumah dukun beranak yang menjalankan praktik aborsi. Dalam penggerebekan ini, berhasil diamankan salah seorang siswi SMP berinisial WF (15) warga Kecamatan Amen yang hendak melakukan aborsi. Dan HF (50) warga Desa Talang Bunut Kecamatan Amen yang berpofesi sebagai dukun beranak.

Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Yosril Radiansyah, SH mengungkapkan WF dan HF diamankan sekitar pukul 12.00  WIB. Berhasil diamankan barang bukti berupa minyak urut, air perasan nanas dan bongkol nanas. “Keduanya saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kasat.

Diungkapkan, penggerebekan berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu rumah warga di Desa Talang Bunut sedang berlangsung praktik aborsi. Mendapat informasi ini, aparat langsung melakukan pengintain di rumah HF.

Setelah memastikan bahwa informasi tersebut benar, aparat langsung melakukan penggerebekan. Saat itu HF sedang melakukan upaya pengguguran janin di rahim WF. "Pada saat kita Gerebek, WF ini tengah diurut oleh HF. Sebelumnya WF ini telah diberikan ramuan berupa perasan air Nanas muda dengan air ragi dengan tujuan agar janin bisa keluar,” jelasnya.
“Selanjutnya untuk memastikan kondisi janin yang ada di dalam kandungan WF ini kita langsung bawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan doketer, benar bahwa ia tengah mengadung 3 bulan dan kondisi janinnya masih normal," tambah Kasat.

Dari informasi yang berhasil digali aparat, ternyata WF sebelumnya telah 2 kali datang ke rumah HF untuk menggugurkan kandungannya. "Kita belum menetapkan keduanya sebagai tersangka namun kita masih mendalami kasus ini termasuk mencari informasi apakah tindakan yang dilakukan WF atas tekanan orang lain atau tidak. Kita juga mendalami apakah praktik abrosi sudah sering dilakukan oleh HF," paparnya.

Terpisah, HF mengaku ia hanya mengurut bagian perut WF untuk memastikan apakah ia hamil atau tidak. Sedangkan ramuan yang dikonsumsi WF dibawa sendiri. Ia hanya membantu membuatkan ramuan tersebut. "WF datang ke saya mau mengetahui apakah ia hamil atau tidak dan setelah saya pegang perutnya ternyata ia hamil 2 bulan. Kalau air nanas dan ragi tersebut dibawa sendiri oleh WF. Saya hanya diminta membuatkannya. Kata WF ia tahu dari orang lain bahwa ramuan tersebut bisa menggugurkan kandungan,” kilahnya. (kif)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Polisi Gerebek Praktik Aborsi, Amankan Siswi SMP dan Dukun Beranak Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai