Monday, 3 July 2017

Pelaku Curanmor yang Digebuk Massa, Innalillah

MENINGGAL: Jenazah pelaku curanmor, No ketika dibawa pulang keluarganya.
CURUP RPP - Setelah sempat menjalani perawatan selama 2 x 24 jam lebih, tersangka kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial No (27), warga Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sindang Kelingi akhirnya meninggal dunia, Sabtu (1/7) sekira pukul 19.30 WIB di ruang ICCU RSUD Curup. Sebelumnya, No terpaksa dilarikan ke RSUD Curup akibat mengalami sejumlah luka akibat jatuh dari motor dan dikeroyok massa. Saat ini, jenazah pria satu anak asal Kampung Delapan Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang itu sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Cahaya Negeri.

Kabar kematian No terkesan cukup mengejutkan pihak keluarga. Keluarga beranggapan, pasca ditangkap polisi, No masih terlihat sehat dan segar, hanya mengalami beberapa luka lebam di beberapa bagian tubuhnya. Mendapat kabar, malam itu juga sejumlah kerabat keluarga No didampingi Kepala Desa Cahaya Negeri, Rizal, datang ke RSUD Curup guna menjenguk jenazah almarhum.

Sempat terjadi ketegangan antara pihak kepolisian dengan pihak keluarga No. Pasalnya, pihak keluarga melalui kades menyatakan tidak bisa menerima jenazah sebelum dilakukan autopsi forensik. Sementara pihak kepolisian menyebut, visum et repertum yang dikeluarkan oleh pihak RSUD Curup sudah cukup untuk dijadikan bahan keterangan terkait motif meninggal dunianya No yang disebut-sebut terlibat sejumlah aksi kejahatan di beberapa TKP itu.
"Maksudnya, dengan hasil autopsi itulah dasar saya untuk menjelaskan kepada warga, terutama pihak keluarga No terkait motif meninggalnya almarhum ini. Tapi itu tak bisa dilakukan, karena forensik cuma bisa dilakukan di Palembang, hasilnya juga lama baru keluar," kata Kades Cahaya Negeri, Rizal.

Kapolres RL, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, S.Ik yang juga terlihat bersama Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam di RSUD Curup, pun memberikan penjelasan tambahan di luar hasil visum. Kapolres menceritakan kronologis tertangkapnya No dalam kasus dugaan curanmor yang dilaporkan ke pihaknya. "Jadi begini pak, buk, almarhum ini kepergok mencuri motor, barang buktinya ada pisau dan kunci T, lalu dikejar warga dan anggota Sat Lantas yang sedang patroli. Hingga akhirnya berhasil ditangkap di kawasan Danau Mas Harun Bastari. Sebelum tertangkap, yang bersangkutan sempat jatuh dari motor, baru kemudian ditangkap warga. Selanjutnya, yang bersangkutan kita bawa ke Polres. Setibanya di Polres, yang bersangkutan sempat pingsan, makanya kita bawa ke RSUD Curup. Jadi, sejak dirawat di rumah sakit, yang bersangkutan belum diperiksa secara mendalam," papar Kapolres panjang lebar kepada kades dan perwakilan keluarga korban sesaat sebelum jenazah keluar dari ruang ICCU.

Kapolres juga menerangkan jika autopsi forensik bisa saja dilakukan terhadap jenazah almarhum. Sayangnya, proses autopsi forensik tak bisa dilakukan di polres, termasuk di Polda Bengkulu. Satu-satunya laboratorium forensik terdekat berada di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan, Palembang.

Setelah mendapat penjelasan kapolres, serta berbagai pertimbangan kemanusiaan terhadap jenazah almarhum, pihak keluarga pun menyatakan menerima penyerahan jenazah dari RSUD Curup. Selanjutnya, pada kisaran pukul 22.30 WIB, jenazah No dibawa ke kediamannya di Desa Cahaya Negeri untuk disemayamkan.

Diberitakann sebelumnya, penangkapan No bermula saat ia kepergok menggasak motor jenis Yamaha Jupiter warna merah BD 4007 PK milik Agung Cahyono (22), warga asal Kabupaten Seluma yang diparkirkan di kawasan Jalan MH Thamrin Kelurahan Air Rambai, Curup. Melihat motornya dicuri, korban yang sedang berada di seberang jalan langsung berteriak maling. Terang saja warga yang mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran, termasuk personel patroli Sat Lantas yang tengah melintas. Anggota Buser Sat Reskrim pun turut melakukan upaya pengejaran. Hingga akhirnya No berhasil ditangkap di kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMHB). (wsa)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

1 komentar:

Jeamy Andri said... 4 July 2017 at 01:20

Adakah yang bisa membuktikan bila korban meninggal ini merupakan korban pengeroyokan massa?

Item Reviewed: Pelaku Curanmor yang Digebuk Massa, Innalillah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai