Wednesday, 5 July 2017

Korban Dewan Gadungan Tidak Masuk Kategori Terlantar

Ilustrasi
CURUP RPP - Me (22) yang hamil delapan bulan lantaran menikah dengan pria yang mengaku anggota dewan lalu ditinggal pergi, tidak tahu harus ke mana. Karena pihak keluarga tidak mau menerimanya. Terkait kejadian ini, Me tidak termasuk tanggungan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD).

BACA SEBELUMNYA (Ngaku Anggota Dewan, Hamili Gadis, Lalu Kabur)

Kepala Dinsos PMD Rejang Lebong (RL), Drs. Darmansyah, MM melalui Kabid Sosial, Ario Tomi, SE, Me bukan tanggung jawab Dinsos, karena ibu hamil memiliki identitas. Bahkan memiliki keluarga dan tidak termasuk dalam kategori orang terlantar. "Orang terlantar yakni orang yang tidak punya rumah, tidak memiliki sanak saudara dan tidak tahu tinggal di mana. Namun untuk ibu hamil ini (Me), sudah jelas memiliki keluarga," kata Ario Tomi.

Namun jika ingin meminta bantuan, lanjut Ario Tomi pihaknya bisa membantu dalam memberikan pengertian kepada keluarga me, agar bisa menerima. Bagaimanapun, Me merupakan anak mereka.
Mengenai tanggung jawab yang ditanggung Dinsos PMD, jika nantinya anak yang dilahirkan tidak diterima pihak keluarga atau ditelantarkan, maka hal tersebut merupakan tanggungan Dinsos PMD dan pihaknya siap membantu. (ben)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Korban Dewan Gadungan Tidak Masuk Kategori Terlantar Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai