Monday, 24 July 2017

Keracunan Massal, Sampel Bakso Bakar Dikirim ke BPOM

DIRAWAT: Kepala Puskesmas Bermani Ulu, Aandrah, S.Kep saat mengecek kondisi anak-anak korban keracunan.
BERMANI ULU RPP – Pemicu terjadinya keracunan massal yang dialami 17 anak-anak Desa Pagar Gunung Kecamatan Bermani Ulu hingga kini belum terungkap. Sejauh ini hanya diketahui jika para korban mulai mengalami mual dan muntah-muntah setelah menyantap jajaran bakso bakar.
Kepada wartawan, Kades Pagar Gunung, Hartadi mengatakan untuk memastikan penyebab keracunan ini, petugas dari puskesmas dan dinkes sudah mengirimkan sampel bakso bakar ke BPOM Bengkulu untuk diperiksa. “Infonya, hasil pemeriksaan kemungkinan tiga hari lagi baru keluar,” ucapnya.
Belasan anak-anak yang jadi korban masing-masing Fitri (10), Rafi (7), Lorensia (5), Sisilia (7), Piter (13), Inka (13), Alpina (8), Purel (10), Alpin Adip (3), Cahaya (5), Aris (20), Rafa (1), Susan (2), Sido (13), Rani (12), Sinta (6), Adib (3), mereka mengalami keracunan Jum'at (21/7) secara beruntun sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB.
Bahkan salah seorang diantara korban adalah anaknya yakni Piter. Anaknya mengalami muntah-muntah sekira pukul 18.15 WIB setelah pulang ke rumah. “Saat itu saya tengah mengurusi 16 korban di Puskesmas Bermani Ulu. Mendapat kabar anak saya juga kecarunan, saya kemudian pulang dan membawanya ke Puskesmas,” ungkapnya.
Anaknya sendiri sempat dirawat selama semalam. Namun Sabtu pagi sudah diperbolehkan pulang. Begitu juga korban lainnya sudah banyak yang diperbolehkan pulang. “Saat itu tinggal tiga orang lagi yang masih di Puskesmas," imbuhnya.
Kepala Puskesmas Bermani Ulu, Aandrah, S.Kep dibincangi di ruang kerjanya mengungkapkan Sabtu sore seluruh pasien sudah dipulangkan semua karena kondisinya sudah membaik.
Disamping itu, guna mengungkap jenis jajanan apakah yang menyebabkan belasan anak-anak mengalami keracunan, pihaknya bersama Kabid P2P dan Kasi Supelen mengirimkan uji sampel makanan ke BPOM Bengkulu untuk diteliti.
Sementara itu, Cahaya (5) yang ditemui di ruang perawatan Puskesmas Bermani Ulu Sabtu mengungkapkan mulai merasa mual dan muntah-muntah sekitar 30 menit setelah menyantap bakso bakar yang dibeli di depan sebuah SD. "Aku cuma makan bakso bakar kak, sudah tu aku muntah-muntah dan lemas," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Inka Kristi (13). Ia mengungkapkan saat pulang sekolah dirinya membeli bakso bakar. Tak lama berselang, ia merasa mual-mual dan muntah-muntah. "Aku sering jajan waktu balik sekolah kak, baru sekarang jadi cak ini kak," singkatnya. (wsa)  

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Keracunan Massal, Sampel Bakso Bakar Dikirim ke BPOM Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai