Monday, 17 July 2017

Kenaikan Tarif Listrik Pengaruhi Inflasi

Ilustrasi
LUBUKLINGGAU RPP - Sejumlah barang keperluan masyarakat, seperti bawang putih, jeruk, cabai merah, ikan teri dan termasuk bahan bangunan seperti semen pada bulan Juni lalu mengalami penurunan harga. Sehingga mempengaruhi tingkat deflasi Kota Lubuklinggau.

Sementara, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan menyebabkan inflasi terbesar di Kota Lubuklinggau pada bulan Juni lalu, seperti tarif listrik, bahan bakar rumah tangga, kol putih kubis, tomat sayur, daging ayam kampung dan tarif angkutan antar kota. "Pemicu inflasi terutama berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau, Aldianda Maisal, Sabtu (15).

Ia menyampaikan, berdasarkan catatan BPS, angka inflasi di Kota Lubuklinggau pada bulan Juni 2017 sebesar 0,54 persen. "Inflasi ini terjadi karena kenaikan indeks harga pada semua kelompok pengeluaran," jelasnya.

Diakunya, BPS membagi 7 kelompok pengeluaran dalam menentukan tingkat inflasi, termasuk tingkat deflasi di Kota Lubuklinggau. "Yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (3,18 persen), lalu kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan (1,19 persen), kelompok sandang (0,39 persen), kelompok bahan makanan (1,19 persen), lalu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,16 persen), kemudian kelompok kesehatan (0,12 persen), serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,04 persen)," ungkapnya.(nrf)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Kenaikan Tarif Listrik Pengaruhi Inflasi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai