Friday, 14 July 2017

Dugaan Penyelewengan ADD Memanas, Warga Geruduk Kantor Inspektorat

Ilustrasi ADD
CURUP RPP - Sebanyak 27 orang warga Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang, Kamis (13/7) sekitar pukul 10.30 WIB mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Rejang Lebong (RL). Kedatangan warga dengan pengawalan ketat anggota Polres RL ini rupanya terkait dengan dugaan penyelewengan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 di Desa Kepala Curup.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Andre selaku koordinator lapangan (Korlap), pertama, agar Kades Kepala Curup inisial Su segera diproses dan ditahan. Kedua, pihak inspektorat segera menindak atas dugaan penyalahgunaan dana ADD yang dilakukan oleh Kades Kepala Curup.  Karena menurut Andre, hampir 7 bulan laporan ini belum ada tanggapan dari pemerintah sehingga melakukan aksi terkait ADD ini.
"Bahwa di desa kami tidak nampak adanya pembangunan. Kami harap inspektorat turun langsung ke lapangan dan melakukan cros cek langsung. Kemudian, pembangunan yang dibangun oleh kades tidak sesuai dengan yang dibangun dan lahan yang dibangun asal-asalan dan tidak menyebar yaitu pembangunan siring dan jalan setapak. Bahkan menurut kami tidak adanya keterbukaan terkait penggunaan dana ADD," bebernya.
Menanggapi hal ini, Plt Inspektur Inspektorat RL, Dr Hambali mengatakan, secara administrasi berdasarkan yang dibacanya dan diteliti sudah didapati angka-angka untuk dipertanyakan kepada kades yang dilaporkan. Namun ia, berharap agar warga bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat mengingat sejauh ini kasus ini masih dalam proses penanganan.
"Kita masih proses kasus ini, jadi harap bersabar dulu. Kita telah bekerja tetapi selama pemeriksaan dan pemanggilan para saksi, saksi tidak datang sehingga terkendala dengan data dan keterangan dari para saksi masih banyak kurang. Jadi ini aneh, ada yang berani melapor tapi tidak mau di BAP, jadi kami kesulitan mengumpulkan data," ungkap Hambali.
Sementara itu, Kabag Ops Polres RL, Kompol Firdaus PN yang juga hadir meminta kepada masyarakat untuk tidak sungkan melaporkan jika menemukan adanya penyelewengan penggunaan ADD dan DD. "Tapi jangan dibawa secara emosional, serahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib. Kalau misalnya inspektorat meminta bukti dan tambahan keteran dari saksi tolong kooperatif," kata Firdaus.
Setelah perbincangan cukup panjang akhirnya aksi ini mendapatkan kesepakatan antara lain pada Sabtu (16/7) akan dilakukan pemeriksaan sebanyak enam orang yang bersedia memberikan bahan keterangan dan bukti-bukti pendukung lainnya kepada pihak inspektorat. Enam orang yang bersedia dimintai keterangan akan tetap tinggal di kantor inspektorat hingga selesai pemeriksaan tetapi massa yang lain agar tidak hadir dan tidak ikut pada hari Sabtu nanti.
Enam orang tersebut yakni Andri wisada, sugiono,  Riapum,  Saiful anwar,  Asef dan ujang. Berdasarkan informasi terhimpun, warga telah melaporkan sebanyak 2 kali terkait penyalahgunaan dana ADD ini yaitu pada tanggal 2 Februari 2017 dan 27 Februari 2017 sedangkan kemarin ini merupakan kedatangan yang ketiga kalinya ke Inspektorat mendesak agar masalah ini segera ditindak lanjuti. (yon)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Dugaan Penyelewengan ADD Memanas, Warga Geruduk Kantor Inspektorat Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai