Sunday, 16 July 2017

Dagangan Sepi, Rumah Nyaris Amblas

NYARIS: Rumah Ida, yang berada di sisi proyek jembatan Air Rambai terancam amblas.
CURUP RPP - Masyarakat sekitar proyek pembangunan jembatan Air Rambai di Kelurahan Air Rambai Kecamatan Curup kembali mengeluh. Setelah sebelumnya terkait penutupan jembatan darurat oleh Satlantas Polres Rejang Lebong (RL) karena jembatan darurat itu dianggap tidak layak.
Kini warga sekitar mengeluhkan kondisi rumah mereka yang nyaris amblas akibat proyek tersebut.

Seperti dikatakan Ida (56), pemilik warung yang rumahnya berada persis di sisi jembatan. Jarak rumahnya dengan bibir lobang galian jembatan hanya berjarak beberapa meter saja. Sedangkan saat ini kondisi lobang itu rawan longsor atau amblas. Mengingat konstruksi jembatan yang lama hanya berupa batu kali yang disusun sementara di titik pondasi lama itu terdapat air mengalir yang membuat susunan batu menjadi labil.
"Iya ini airnya mengalir terus, takutnya nanti ambrol dan sudah pasti rumah kami ini semakin terancam. Harapan kami ada tambahan pondasi lagi dibawah itu dengan konstruksi yang lebih kuat. Supaya kami tidak was-was. Sudah dagangan sepi, omset turun sekarang rumah nyaris amblas juga. Apalagi diatasnya ini dipakai untuk lintasan kendaraan," keluhnya.

Pelaksana proyek, Tohari saat ditemui di camp pembangunan jembatan mengatakan, sejauh ini prospek pembangunan jembatan itu baru sekitar 30 persen. Sedangkan kontraknya akan habis pada Desember 2017 mendatang. "Nanti kita tutup lagi, itu sudah kita pasang papan untuk mengalirkan air dari lubang itu. Mudah-mudahan masih kuat," singkat Tohari. (yon)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Dagangan Sepi, Rumah Nyaris Amblas Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai