Monday, 3 July 2017

Bupati: Lenyapkan Begal dari Lembak

BUPATI mengajak warga takbiran bersama sebelum memulai sambutan dalam penutupan posko singgah ramadhan kemarin.
CURUP RPP - Bupati Rejang Lebong (RL) DR (HC) H Ahmad Hijazi, SH, M.Si Sabtu (1/7) menutup kegiatan solidaritas sosial masyarakat Lembak dalam rangka posko pengamanan ramadhan 2017 di Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sindang Kelingi. Dalam sambutannya, bupati mengatakan, untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di wilayah Lembak perlu adanya kerjasama semua pihak.

Menurutnya, kegiatan solidaritas masyarakat Lembak ini sudah berjalan selama dua tahun yakni tahun ini dan tahun 2016 lalu. Tentunya mendapatkan dukungan dari semua pihak, oleh karena itu ia mengucapkan terimakasih atas dukungannya.
"Anak-anak Risma saya minta rangkul semua pemuda supaya selama ini tidak lagi berkeliaran. Jika selama ini Lembak ini daerah hitam maka ke depan tidak lagi. Saya berharap tidak ada lagi begal-begal di daerah ini. Kalau ada yang melihat kejahatan silahkan laporkan kepada pihak yang berwajib. Kalau merusak citra daerah kita jangan dibiarkan saja. Kalau dibiarkan maka selamanya akan merusak daerah kita," kata bupati.

Orang nomor satu di bumei pat petulai itu mengatakan, selama ini citra Lembak dirusak oleh segelintir orang yang melakukan tindak kriminalitas. Akan tetapi, orang luar menyebutnya Lembak secara keseluruhan, tentu hal ini sangat merugikan masyarakat Lembak secara luas karena namanya ikut tercoreng.

Bahkan bupati mengatakan, keamanan juga menjadi salah satu kunci Lembak untuk mekar menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Karena suatu hal yang mustahil jika daerah tidak aman akan dimekarkan menjadi DOB. "Karena kalau aman maka ketika moratorium pemekaran dicabut maka Lembak akan mekar menjadi daerah otonomi baru. Kita harus bersatu, untuk menjadikan Lembak ini nantinya menjadi daerah yang maju," ajaknya.

Bupati juga mengatakan, bahwa beberapa hari yang lalu dirinya mengecek laporan di posko-posko pengamanan. Menurutnya, tahun ini tidak ada laporan kejadian tindak kejahatan. "Semuanya saya cek, di Sindang Kelingi kosong tapi di Binduriang masih ada. Jadi tolong di Binduriang para tokoh masyarakat diamankan wilayahnya. Sekarang masih ada catatan untuk Binduriang, jadi tolong camat untuk mengamankan. Kalau ada keluarga kita yang sudah terkontaminasi tolong dihentikan," tegas bupati.

Karena tahun ini dengan keamanan yang sudah stabil, banyak pemudik yang melintasi wilayah RL baik siang maupun malam hari. Hal ini menunjukkan bahwa daerah RL secara umum dan khususnya di jalur lintas Curup - Lubuklinggau sudah aman dan nyaman untuk dilintasi.
"Banyak yang melintasi daerah kita selama arus mudik dan arus balik ini menandakan bahwa daerah kita aman dan nyaman untuk dilintasi. Kalau ramai seperti ini saya lihat banyak yang mampir di Pelalo itu untuk membeli jagung rebus dan jagung bakar. Tentu saudara-saudara kita juga yang dapat untungnya dengan berjualan dan kita ikut senang," pungkasnya.

Sementara itu, ketua panitia Solidaritas Sosial Masyarakat Lembak, Mutiara Dewi mengatakan, sebagian masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini merasa terpanggil untuk mengubah sedikit demi sedikit stikma di masyarakat luas tentang Lembak.
"Kita mengadakan kegiatan ini, karena kami ingin mengubah pandangan masyarakat luas terhadap Lembak yang kita cintai ini. Kita libatkan para masyarakat, Risma, karang taruna serta pemerintah daerah dan pihak keamanan baik TNI maupun Polri. Sejak H-7 dan H+7 Idul Fitri kita melayani para pemudik, termasuk membagikan takjil gratis dan tempat istirahat serta salat," ujarnya. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Bupati: Lenyapkan Begal dari Lembak Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai