Wednesday, 19 July 2017

Bangun Tugu Revolusi Mental, Lapangan Basket Digeser

R A Denni
CURUP RPP – Lokasi lapangan basket di Lapangan Setia Negara sekarang ini, ternyata akan dibongkar dan akan dibangun tugu revolusi mental. Dananya bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) RL R A Denni, SH, MM kepada RPP Selasa (18/7).

Soal dugaan tumpang tindih anggaran dengan rebab lapangan basket yang bersumber dari APBD RL, Denny menyangkal jika sudah dianggarkan di APBD tahun 2017. Namun, jikalau misalnya memang anggarannya ada dari APBD RL, maka menurutnya hal itu tidak masalah dan tidak akan terjadi tumpang tindih. Karena berdasarkan rancangan, lapangan basket memang tetap akan dibangun, hanya lokasinya saja yang dipindahkan.
"Nanti lapangan itu tidak hilang begitu saja, namun akan kita ganti, lokasinya tetap di komplek lapangan Setia Negara. Nah di bekas lapangan basket itu kita bangun tugu revolusi mental, videotron dan tempat untuk bersantai masyarakat. Nanti juga ada jaringan wifi dan videotron itu menayangkan tentang program daerah, sebagai bentuk promosi dan transparansi," papar Denni.

Konsepnya, lanjut Denni, lapangan setia negara akan dijadikan pusat kuliner, kemudian disini ada lapangan olahraga atau sport centre mini, dan disampingnya bakal ada gedung serbaguna dan hotel setara bintang tiga. "Jadi masyarakat bisa berolahraga di sana, tempat untuk bersantainya ada, untuk makan ada, dan di eks gedung PU itu bakal ada gedung serbaguna dan hotel," pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD RL, Rudi Hermanto Nasution mengaku masih tetap menolak jika pemerintah bersikukuh untuk tetap mengalihfungsikan lapangan basket di komplek lapangan Setia Negara menjadi tugu revolusi mental. Menurutnya, lapangan basket tersebut merupakan lapangan bersejarah yang banyak mencetak atlet basket berprestasi di Kabupaten RL.
"Secara pribadi saya tetap menolak, karena lapangan basket itu memiliki sejarah yang kuat. Dari dulu orang latihan basket di sana hingga menghasilkan banyak pemain basket handal. Kalau lapangan itu dibangun tugu, terus kemana para pecinta basket akan latihan. Makanya pada penganggaran tahun lalu dan tahun ini saya ngotot untuk menganggarkan itu," ungkap Rudi.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, pada tahun anggaran 2016 lalu, pihaknya menganggarkan Rp 10 juta untuk memperbaiki lantai dan ring yang sudah rusak parah. Kemudian untuk merehabnya kembali DPRD kembali menganggarkannya di APBD tahun 2017 lebih dari Rp 100 juta. "Saya inginnya di sana tetap menjadi tempat olahraga masyarakat, apalagi kita mau jadi tuan rumah Popda dan Popwil sementara sarana olahraga kita sangat kurang" tegasnya. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Bangun Tugu Revolusi Mental, Lapangan Basket Digeser Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai