Wednesday, 19 July 2017

Balita Penderita Kanker Darah Butuh Bantuan

BUTUH BANTUAN: Anggi bersama ayah dan ibunya serta Kades Tebat Tenong Dalam, Gunawan.
BERMANI ULU RPP - Malang nasib dialami Anggi Kristian Rajawali. Bocah berusia 22 bulan, anak kedua dari pasangan Rian Hidayat (36) dan Delita (35) warga Dusun 1 Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu ini menderita kanker darah sejak usianya berumur 8 bulan hingga sekarang. Akibat penyakit kanker darah yang dialaminya, nafsu makan Anggi berkurang sehingga bobot tubuhnya menyusut, lemas dan pucat.

Berbagai upaya telah dilakukan Rian dan Delita untuk kesembuhan Anggi dengan berobat ke RSUD Curup hingga dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu. Namun karena keterbatasan biaya, upaya pengobatan Anggi belum membuahkan hasil. Apalagi Anggi harus melakukan transfusi darah setiap bulannya secara rutin.

Sehari-hari, bapak Anggi, Rian hanya bekerja sebagai buruh harian. Karena pendapatan tidak memadai sementara Anggi tiap bulan harus transfusi darah, Rian terpaksa berhutang kemana-mana hingga akhirnya menumpuk.

Keadaan diperparah setelah ibu Anggi, Delita, mengalami stress dan harus mengkonsumsi obat setelah sempat dibawa ke RSJKO Bengkulu sejak tahun 2014 lalu.
“Memang untuk pengobatan Anggi menggunakan BPJS yang dibayar secara mandiri dan juga ada KIS. Tapi kan kami yang mengurusnya ke rumah sakit tiap bulan juga perlu biaya. Makanya hutang jadi menumpuk dimana-mana,” ujar Rian dengan raut sedih.

Selain itu, jika di PMI memiliki stok kantong darah, dirinya bisa mendapatkan secara gratis. Namun jika di PMI tidak memiliki stok kantong darah, dirinya terpaksa membeli dari pendonor. "Kadang aku beli kantong darah dari pendonor Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu per kantong. Itu harus dilakukan demi kesembuhan Anggi," tuturnya.

Rian melanjutkan dalam sebulan dirinya wajib menyiapkan uang Rp 1 juta untuk pengobatan Anggi, meski biaya pengobatannya secara gratis sebab ditanggung BPJS yang dibayar secara mandiri, tetapi biaya transportasi serta biaya lainnya, tentu akan dilakukan. Belum lagi ia harus menebus obat untuk istrinya.

Sementara itu, Kades Tebat Tenong Dalam, Gunawan, mengungkapkan jika dirinya dan warga sekitarpun prihatin dengan kondisi keluarga Rian. Selain anak keduanya yang mengidap kanker darah, perekonomian keluarga Rian terbilang masih kurang. Apalagi Rian hanya buruh tani dan kerja serabutan untuk menafkahi anak dan istrinya. "Kami warga juga prihatin, kami membantu alakadarnya saja, sebab perekonomian warga disini juga masih pas-pasan. Untuk itu, kami berharap ada bantuan yang bisa membantu," ucapnya. (wsa)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Balita Penderita Kanker Darah Butuh Bantuan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai