Friday, 28 July 2017

20 Persen Dana BOS untuk Beli Buku


Ilustrasi

CURUP RPP - Berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 tentang Juknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 untuk SD, SMP dan SMA/SMK. Pada pencairan dana BOS tri wulan II ini sekolah diwajibkan membeli buku sebesar 20 persen dari dana BOS.

Dijelaskan, untuk pengembangan perpustakaan sekolah, maka sekolah wajib membeli atau menyediakan buku teks pelajaran peserta didik dan buku panduan guru sesuai dengan kurikulum yang digunakan oleh sekolah. Buku teks yang dibeli harus mencakup pembelian teks pelajaran baru, mengganti buku yang rusak, atau membeli kekurangan buku agar tercukupi satu peserta didik dalam setiap mata pelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong (RL) T Samuji S.Pd melalui Manager BOS Dikbud RL Hanapi S.Pd MM mengatakan, buku teks pelajaran yang dibeli sekolah merupakan teks buku pelajaran yang telah dinilai atau telah ditetapkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh Kemendikbud. "Untuk membeli buku sekolah jangan asal beli saja, tetapi pemerintah sudah menyampaikan kepada kita patokan harganya," kata Hanapi.

Mengenai teknis pencairan dana BOS untuk buku ini, sekolah harus membeli buku terlebih dahulu. Jika sudah ada buku dan masuk laporannya ke Dinas Dikbud maka dana pun langsung dicairkan.
Dilanjutkannya, untuk saat ini dari seluruh sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten RL ini masih sekitar 60 persen yang sudah mencairkan dana BOS untuk pembelian buku. Selain itu, proses pencairannya tidak dibatasi, meskipun sebelumnya di-deadline hingga 30 Juli 2017, tetapi masih banyak sekolah yang belum membeli buku. Buku yang belum ada seperti buku kelas II dan V untuk SD, sedangkan untuk SMP kelas VIII. "Ya, meskipun tidak ada deadline, kalau bisa diusahakan pencairannya cepat, jangan sampai orang pusat kasih deadline," lanjut dia. (ymr)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: 20 Persen Dana BOS untuk Beli Buku Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai