Thursday, 22 June 2017

Proyek Provinsi di RL Terancam

SEKKAB RL, R A Denni, SH, MM


CURUP RPP - Mundurnya Dr. H. Ridwan Mukti, MH dari jabatannya sebagai Gubernur Bengkulu pasca ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (21/6) menimbulkan kekhawatiran akan nasib proyek fisik di Rejang Lebong yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu.
Kekhawatiran ini sangat beralasan mengingat uang suap dalam kasus ini beberapa diantaranya terkait dengan sejumlah proyek provinsi yang ada di RL. Selain itu banyak pula proyek fisik di RL yang menggunakan APBD Provinsi Bengkulu namun sampai saat ini tak kunjung berjalan. Sebut saja proyek fisik jalan Letjend Soeprapto Kelurahan Talang Rimbo Lama hingga Talang Rimbo Baru dan beberapa proyek fisik lainnya di wilayah Lembak. Belum lagi RL masuk dalam progres jangka panjang Pemprov Bengkulu, yakni Wonderful Bengkulu 2020.
"Saya baru tahu ini kalau pak gubernur sudah melakukan jumpa pers mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bengkulu pasca OTT kemarin. Tentunya harapan kita jangan sampai hal ini mempengaruhi proyek-proyek pemprov yang ada di Rejang Lebong, karena kita ini banyak dapat kucuran dari APBD Provinsi Bengkulu," ujar Sekretaris Kabupaten Rejang Lebong (Sekkab RL), R A Denni, SH, MM ketika ditanya wartawan menanggapi soal pengunduran diri Ridwan Mukti, kemarin.
Mantan pejabat Pemkab Kepahiang itu berharap, Wakil Gubernur Bengkulu, H Rohidin Mersyah, MMA bisa meneruskan program Pemprov Bengkulu yang selama ini sudah disusun bersama-sama dengan Ridwan Mukti. Sehingga roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak mengalami kendala dalam pembangunan.
"Harapan kita pak Rohidin bisa meneruskan roda pemerintahan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat Bengkulu pada umumnya tetap mendapatkan pelayanan dengan baik," harapnya.
(yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Proyek Provinsi di RL Terancam Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai