Tuesday, 20 June 2017

Mie Mengandung Babi Masih Dijual Bebas di RL

DIJUAL BEBAS. Mie ini masih dijual bebas di salah satu minimarket di jalan merdeka. Foto. Buyono. Radar Pat Petulai

CURUP RPP - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta penarikan produk mie asal korea karena mengandung fragmen DNA babi. Ada empat produk produk mie itu yakni, Samyang (mie instan U-Dong), Samyang (mie instan rasa Kimchi), Nongshim (mie instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (mie instan Yeul Ramen).
Ternyata keempat jenis mie asal Korea tersebut masih dijual bebas di beberapa minimarket yang ada di RL, termasuk diantaranya oleh perusahaan ritel seperti Alfamart. Dari penelusuran wartawan Radar Pat Petulai di lapangan, beberapa minimarket tersebut kedapatan masih memajang mie asal korea itu di rak barang dagangan mereka secara bebas.
Salah seorang karyawati di minimarket Hosana, saat ditemui wartawan mengatakan bahwa minimarket tempat mereka bekerja telah menjual mie tersebut sejak beberapa waktu lalu. Mereka juga membelinya saat ada promo dari Alfamart. Sedangkan saat ini stok yang ada hanya yang terpajang di rak jualan tersebut, tidak ada di simpanan lagi.
"Tinggal itulah lagi kak, di gudang tidak ada. Memang kemarin belinya hanya sedikit, pas ada promo saja di Alfamart, kebetulan disini juga banyak konsumen yang nanya. Maknya bos beli, sekarang sudah tahu ada perintah penarikan tapi masih di jual ini hanya untuk menghabiskan stok yang ada saja. Kami menjualnya Rp 16.000 per bungkus," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang karyawan Alfamart di Jalan Merdeka, Edo (20) mengatakan sejak beberapa bulan lalu perusahaan ritel tersebut sudah menjual mie asal korea ini. Saat masih promo dulu, menurutnya peminat mie instan ini sangat tinggi. Ia sendiri mengaku belum pernah memakannya, akan tetapi menurut para pelanggan rasanya sangat pedas dan nikmat.
"Ini juga tinggal inilah kak, beberapa buah saja. Kami menjualnya Rp 15.400 per bungkus, dan tidak ada lagi dikirim oleh suplayer kami. Kalau saya tidak pernah makan ini, apalagi setelah tahu malam tadi ada berita kalau BPOM menyatakan ini ada kandungan babinya. Selama ini kebanyakan yang beli itu orang Tionghoa. Kalau kami sebagai karyawan ini hanya menjual saja barang apa yang ada disini," katanya.
Sedangkan di perusahaan ritel lainnya yang juga ada di RL, yakni Indomaret saat ditelusuri tidak ditemukan adanya mie asal korea ini. Salah satu karyawan Indomaret di jalan Merdeka mengakui jika minimarket tersebut pernah menjualnya. Namun sejak seminggu terakhir stok mie itu sudah habis dan tidak diantar lagi oleh suplayer.
"Biasanya yang ngantar kesini itu suplayer dari Lubuklinggau, tapi setelah barang itu habis tidak diantar lagi. Kami juga tahu kalau Mie Samyang mengangdung babi dari berita di TV malam tadi. Sekarang tidak ada barangnya, sudah habis semua," jelasnya sambil berlalu tanpa menyebutkan idenditasnya.
Dibagian lain, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskoperindag) RL, Sabirin Saleh, SE mengaku pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait instruksi penarikan Mie Samyang dari pasaran. "Kita sedang persiapan dan koordinasi dengan beberapa pihak, besok (hari ini,red) kita akan turun dan jika ditemukan masih ada yang dijual maka langkah pertama adalah penarikan," tegas Sabirin. (yon)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Mie Mengandung Babi Masih Dijual Bebas di RL Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai