Thursday, 22 June 2017

KPK Geledah Kantor PT. Statika Mitra Sarana

GELEDAH. Tim penyidik KPK menggeledah kantor PT. Statika Mitra Sarana di Jalan Iskandar Ong, Rejang Lebong, Rabu sore. Foto : Bambang Triyono, Radar Pat Petulai
CURUP RPP - Pasca operasi tangkap tangan (OTT), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan sejumlah tempat. Salah satunya kantor  PT. Statika Mitra Sarana milik Jhoni Wijaya di RT 10 RW 3 Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah.
Penggeledahan berlangsung Rabu (21/6), sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 18.37 WIB. Setelah lebih kurang 4 jam melakukan penggeledahan, sebanyak 12 orang dari KPK yang tiga diantaranya perempuan berhasil mengamankan dokumen-dokumen penting yang diletakkan didalam tiga tas ransel dan satu koper.
Ketua RT 10, Sumardi ketika dibincangi saat keluar dari kantor PT Statika Mitra Sarana setelah menyaksikan proses penggeledaan mengatakan dirinya selaku pemilik wilayah dilibatkan dalam penggeledahan sebagai saksi. "Cuma ambil dokumen saja, rombongan KPK di dalam," singkatnya sambil berlalu menggunakan sepeda motornya.
Tidak ada konfirmasi resmi dari tim KPK pasca penggeledahan. Pasalnya, saat keluar dari kantor dengan membawa tiga tas ransel dan satu koper berisi dokumen, mereka langsung bergegas meninggalkan lokasi. Mereka yang mengendarai tiga unit mobil yakni Innova warna silver BD 1347 LA, Innova warna hitam BG 1504 ZC dan Innova warna hitam B 1278 KKY langsung meninggalkan kantor PT Statika Mitra Sarana tanpa memberikan konfirmasi terhadap awak media. Bahkan penjaga kantor PT Statika saat dibincangi enggan berkomentar dan memilih menutup pagar sambil mengatakan dilarang KPK.
Sebelumnya Penyidik KPK juga menggeledah kantor PT Rico Putra Selatan milik Rico Dian Sari atau Rico Chan, bertempat di Jalan Bhakti Husada Lingkar Barat Kota Bengkulu.
Penggeledahan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Mulai dari kedatangan tim penyidik KPK yang berjumlah tiga orang dengan menggunakan mobil Toyota Innova. Sampai kepulangan mereka. Usai pengeledahan tim penyidik KPK juga masih sangat tertutup. Awak media tidak diperkenankan masuk ke kawasan perkantoran RPS.
Tak sampai disitu, ruang kerja gubernur juga masuk dalam daftar penggeledahan. Sebanyak 13 orang personel KPK yang dikawal oleh Pasukan brimob bersenjata lengkap melakukan pengeledahan di ruang kerja Gubernur Ridwan Mukti. KPK mulai melakukan pengeledahan dari pukul 12.15 - 14.00 WIB, kemarin.
Wakil Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan KPK melakukan penggeledahan setelah mendapat perintah langsung serta membawa surat untuk dapat melakukan penggeledahan. "Mereka sudah membawa surat penggeledahan, surat surat berita acara dan surat penyelidikannya ada. Semua sudah lengkap,” singkatnya.
Selain menggeledah ruang kerja gubernur, KPK juga menggeledah dua ruangan lainnya yakni, Ruang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bengkulu. Setelah kurang lebih 20 menit, tim berhasil menyita sejumlah berkas. Sayangnya hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan pers dari KPK. (wsa/rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: KPK Geledah Kantor PT. Statika Mitra Sarana Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai