Thursday, 4 May 2017

Jalan Tertutup Longsor, 1 Rumah Diseret Air Bah

Rumah Reda (41) rusak parah akibat terseret air bah
RIMBO PEGADANG RPP - Material longsor berupa patahan kayu dan tanah bebatuan menutupi sejumlah jalan di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pegadang Kabupaten Lebong. Akibatnya, hingga Rabu (3/5) siang aktivitas lalu lintas Lebong - Curup lumpuh total.

Tidak hanya longsor, tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Lebong sejak sore kemarin menyababkan satu unit milik Reda (41), warga Dusun Talang Kodok Desa Talang Ratu rusak parah akibat diterjang air bah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Camat Rimbo Pegadang, Meika Riska, S.Si memerkirakan, peristiwa tersebut terjadi Rabu dini hari sekira pukul 01.00 WIB. "Hingga siang ini (kemarin, red), proses pembersihan material longsor sedang berlangsung, menggunakan alat berat milik perusahaan tambang galian C yang ada di areal tersebut," kata Riska.
Riska melanjutkan, longsor terparah terjadi di Desa Talang Ratu dengan volume kurang lebih panjang 15 meter dengan ketebalan mencapai 6 meter. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Lebong dan pihak terkait dalam hal ini BNPB, DPUPRP Kabupaten Lebong, guna proses lebih lanjut penanganan tindakan darurat," jelasnya.

Sementara itu, terkait korban banjir bandang, rumah milik warga tersebut mengalami kerusakan cukup parah karena terseret banjir sejauh 10 meter. "Saat ini pemilik rumah kita ungsikan di rumah kerabatnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian," jelas Riska.

Dia berharap agar ada tindakan sosial terhadap korban. Pasalnya, kerugian material cukup besar. Selain kerusakan fisik, juga pemilik rumah terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

Alat berat saat membersihkan materian longsor

Di sisi lain, Dinas Sosial Kabupaten Lebong langsung mengirimkan personil untuk memberikan bantuan masa panik berupa sembako dan peralatan lainnya kepada korban. Disampaikan Kabid Sosial, Saipul, pihaknya telah menyiapkan dapur umum di lokasi rumah yang terseret banjir bandang tersebut. "Kita sudah memberikan bantuan berupa paket sembako dan pakaian untuk korban," pungkas Saipul.(kif)


Seperti Berada di Atas Awan


Peristiwa banjir bandang yang melanda rumah warga milik Reda (41) meninggal cerita yang memilukan. Pasalnya, saat kejadian Reda bersama 3 orang anak dan cucunya masih berada di dalam rumah. Beruntung, atas kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Diceritakan Reda, saat kejadian dirinya dalam kondisi tertidur. Anaknya Jeri (16) yang belum tidur tiba-tiba membangunkan dirinya. Melihat kejadian tersebut, dirinya pun panik, namun saat hendak keluar rumah kondisi rumah sudah terseret air bah yang datang dari sungai Tik Kodok.

"Saya bersama anak dan cucu saya hanya bisa pasrah saat kejadian, saya seperti berada di atas awan saat air menghantam rumah saya. Alhamdulillah, kami sekeluarga bisa selamat, namun barang-barang kami banyak yang tidak bisa diselamatkan," ungkap Reda dengan nada sedih.(kif)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Jalan Tertutup Longsor, 1 Rumah Diseret Air Bah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai