Thursday, 4 May 2017

Arena Pameran Mirip Sawah

INILAH salah satu lokasi los yang becek dan akan ditimbun pasir
CURUP RPP - Permasalahan muncul menjelang pembukaan pameran dan bazaar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 137 Kota Curup. Lapangan Pandawa, komplek Batalyon Infanteri 144/ Jaya Yudha becek, termasuk di gang yang menjadi lokasi pedagang berjualan hingga di tengah lapangan yang hari ini akan digunakan untuk upacara pembukaan HUT Curup dan lokasi finish pawai adat.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) RL R A Denni, SH, M.Si ketika meninjau langsung kondisi lapangan dan los para pedagang berjanji akan memberikan pasir di lokasi yang becek. Sehingga para pengunjung bisa dengan leluasa berbelanja dan melihat pameran dan bazaar HUT Curup dengan nyaman dan aman.
"Ini solusinya nanti kita serak pasir di lokasi yang becek ini, karena kalau ditimbun tidak mungkin lagi. Ini saja yang ditimbun batu di pintu masuk ini nanti setelah acara harus kita bongkar dan bersihkan lagi. Karena ini sebenarnya lapangan sepakbola yang sudah pasti kondisi tanahnya juga labil dan mudah becek, apalagi banyak orang dan kendaraan yang masuk untuk mengangkut barang kebutuhkan bazaar ini disaat tanah masih basah," ujarnya.

Pada intinya, pemkab selaku penyelenggara kegiatan akbar ini tidak akan mengecewakan masyarakat. Karena tahun ini pemerintah sudah semaksimal mungkin membuat pesta rakyat ini semeriah mungkin. "Kita tidak ingin mengecewakan masyarakat RL, kita akan berusaha bagaimana caranya agar tidak terlalu becek seperti ini," tukasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Rendi (25) saat ditemui RPP, Rabu (3/5) berharap kondisi lokasi pameran yang becek ini bisa ditanggulangi. "Kalau seperti ini takutnya nanti pameran dan bazar akan sepi. Makanya kami berharap ada solusi dari penyelenggara supaya tidak terlalu becek lagi, mungkin dibuat saluran air pembuangan saat hujan dari lapangan ini, sehingga airnya cepat kering," harap warga Air Rambai ini.

Salah seorang pedagang di arena pameran (23) berharap panitia segera mengambil langkah-langkah agar keadaan tidak semakin memburuk. Sebab keadaan ini membuat pengunjung sepi dan membuat mereka selaku pedagang merugi. Ditambah lagi mereka harus menambah pengeluaran untuk sewa papan lebihkurang Rp 250 ribu untuk akses jalan menuju los-los pedagang. Sebab jika tidak begitu pengunjung pasti enggan melewati stand mereka.

Hal senada disampaikan Ujang (38). Ia juga mengeluhkan karena banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan. ”Setiap hari ada saja oknum yang meminta pajak ini itu, saya harap semoga ada penertiban soal oknum-oknum yang meminta pajak tersebut,” tegasnya. (yon/mg2)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Arena Pameran Mirip Sawah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai