Tuesday, 4 April 2017

Sekolah Pinjam Laptop Siswa

33 Siswa Drop Out


FOKUS: Salah satu siswi SMK peserta UNBK tengah mencermati soal-soal yang diujikan.
CURUP RPP – Sebanyak 12 SMK di Rejang Lebong kemarin mulai menggelar ujian nasional (UN). Delapan SMK melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sedangkan empat sekolah lainnya masih melaksanakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP).

Untuk pelaksanaan UNKP, secara umum tidak terlalu banyak mengalami kendala. Namun tidak dengan pelaksanaan UNBK. Sejumlah sekolah masih dihadapkan pada masalah ketersediaan komputer. Padahal komputer merupakan perangkat yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan UNBK.

Seperti disampaikan Kepala SMKN 1 RL, Drs. Azhari kepada RPP kemarin. Menurut Azhari, dalam pelaksanaan UNBK ini, sekolah yang ia pimpin masih kekurangan komputer sehingga terpaksa harus meminjam laptop guru.

Dijelaskan, jumlah total siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 179 orang siswa. Mereka dibagi dalam tiga sesi dimana masing-masing sesi diikuti 60 siswa. Artinya dalam satu sesi sekolah harus menyediakan 60 unit komputer yang dibagi dalam dua ruangan. Tapi sekolah hanya memiliki 49 unit komputer sehingga kekurangan 11 unit lagi terpaksa meminjam laptop guru.

Kondisi yang sama dialami SMKN 3 Rejang Lebong. Menurut Kepala SMKN 3 Rejang Lebong, Asep Suparman, S.Pi, M.Pd untuk melaksanakan UNBK sekolahnya harus menyiapkan komputer sebanyak 21 unit. Sedangkan yang dimiliki sekolah hanya 15 unit. Untuk menutupi kekurangannya, pihak sekolah harus meminjam komputer milik guru dan siswa. "Sisanya tiga unit pinjam dengan guru dan tiga unit lagi pinjam dengan siswa," ungkap Asep.

Terkait dengan kekurangan tersebut, keduanya berharap agar pemerintah bisa memenuhi sarana dan prasarana pendidikan guna memenuhi standar pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Karena pada tahun 2018 mendatang, pemerintah telah menetapkan seluruh sekolah harus melaksanakan UNBK tanpa terkecuali. Meskipun saat ini pengelolaan SMK dan SMA sudah dikembalikan ke pemerintah provinsi, namun menurut Asep bila tidak melanggar peraturan yang berlaku, pihaknya berharap agar ada bantuan dari pemkab Rejang Lebong untuk pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Ini juga untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong menjadikan Rejang Lebong sebagai Kota Pendidikan.

Di sisi lain, Asep yang juga Sekretaris MKKS SMK Kabupaten RL ini mengungkapkan dalam pelaksanaan UNBK maupun UNKP jenjang SMK tahun 2017, tercatat ada 33 siswa yang drop out. Rinciannya 23 orang dari peserta UNBK dan 10 dari peserta UNKP.

Dalam pelaksanaan UNKP sejauh ini tidak ada permasalahan teknis atau terjadinya kebocoran soal. Sebab pengawalan dilakukan ketat oleh pengawas baik dari kepolisian atau pun sekolah. Selain itu untuk Lembar Jawaban Kertas (LJK) akan langsung dikirim ke Provinsi Bengkulu. "Kalau UNBK jawabannya kan langsung masuk ke server pusat, sedangkan UNKP jawabannya masih dikirim dulu ke Bengkulu," tandasnya. (ymr)

Jumlah Peserta UNBK dan UNKP SMK

No    Nama Sekolah               Jenis UN    Jumlah Peserta Terdaftar

1.    SMKN 1 RL                     UNBK        179
2.    SMKN 2 RL                     UNBK        181
3.    SMKN 3 RL                     UNBK        51
4.    SMKN 4 RL                     UNBK        97
5.    SMKN 5 RL                     UNBK        37
6.    SMKN 6 RL                     UNBK        78
7.    SMKN 7 RL                     UNBK        119
8.    SMKS 1 FKIP Curup         UNKP        36
9.    SMKS 2 Muhammadiyah    UNKP        26
10.    SMKN 5 Pembangunan    UNBK        123
11.     SMKS 3 IDhata Curup    UNKP        42
12.    SMKS 6 Pertiwi              UNKP        35
Total                                                        1.004
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Sekolah Pinjam Laptop Siswa Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai