Wednesday, 19 April 2017

Sekeluarga Diberondong Peluru Satu Tewas, Lima Kritis


LUBUKLINGGAU RPP – Satu keluarga asal Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong yang tengah berada di dalam mobil Honda City berwarna hitam dengan Nopol BG 1488 ON diberondong polisi. Akibatnya satu orang tewas dan 5 lainnya kritis. Peristiwa berdarah ini terjadi di jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (18/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban tewas bernama Surini (50), tertembak bagian paha kiri satu lubang, luka tembak di bagian perut sebelah kiri dan 3 luka tembak di bagian bawah payudara sebelah kanan. Kemudian, Indra (35) tertembak di bagian tangan kiri tembus. Lalu Gatot Sundari (29) dengan luka tembak di bagian pungung, Novianti (31) dengan luka tembak lengan sebelah kanan. Genta Wicaksono (3), luka di kepala, tepatnya di atas telinga sebelah kiri dan Dewi Arlina (39) dengan luka tembak di bagian lengan sebelah kiri tembus. Sementara, Galih (6) diperkirakan duduk di kursi sebelah sopir tidak mengalami luka tembak, namun mengalami trauma.

Informasi dihimpun wartawan di lapangan, sebelum penembakan terjadi, mobil yang dikendarai Diki (29) diduga menerobos barisan polisi yang sedang razia di Jalan Lingkar Selatan. Karena itu petugas dari Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Timur langsung melakukan pengejaran.
Setiba di Jalan HM Soeharto, tepatnya di samping Bank Mandiri unit Simpang Priuk, mobil berhasil dipepet dari samping kanan. Tak lama kemudian polisi memberondong mobil tersebut dengan sejumlah tembakan.

Berdasarkan keterangan IQ (25), warga setempat yang menyaksikan kejadian, sempat mendengar suara tembakan sebanyak empat kali saat mobil patwal polisi berhasil memepet mobil korban. "Mobil yang ditembak itu sudah digiring polisi dari jalan depan Penjahit Setia, digiring menggunakan mobil patwal. Mobil itu berhenti di samping Bank Mandiri dan dipepet, lalu ditembak dari samping kanan. Polisi nembak dari dalam mobil," ungkapnya.

Menurut IQ, tembakan polisi mengenai enam penumpang di dalam mobil, satu diantaranya meninggal di tempat kejadian dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Aisyah dan RSUD dr Sobirin Musirawas. "Kalau yang saya liat tadi, di bagian depan ada tiga orang. Yakni sopir, satu pria, satu anak-anak, kemudian di kursi belakang sopir ada empat orang yakni dua ibu-ibu dan satu bapak paruh baya dan juga seorang anak-anak. Yang kena tembak, itu kebanyakan yang di belakang, jadi yang di dalam mobil itu ada tujuh orang," kata dia.

Setelah kejadian mobil korban langsung diamankan petugas. Di body mobil jelas terlihat sejumlah lubang bekas peluru.  Polisi juga berjaga ketat di RS Siti Aisyah Lubuklinggau dan rumah sakit dr Sobirin Musirawas. Sejumlah awak media tidak diperbolehkan meliput dan diusir saat hendak mengambil gambar korban di RS dr Sobirin.

Terlihat Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara melakukan pengecekan korban di kedua RS tersebut. Namun, dirinya enggan memberikan keterangan lebih lanjut soal peristiwa ini. "Biar tidak simpang siur dan satu corong saja, kita tunggu Kapolres pulang dari Palembang saja. Saat ini masih dalam perjalanan," ucapnya. (nrf)

Hendak Pergi Kondangan


KABAR penembakan satu keluarga ini tak pelak langsung menghebohkan warga Blitar Muka siang kemarin. Purwanto (50) salah satu keluarga korban mengaku awalnya tahu kejadian ini setelah mendapat telepon dari pihak rumah sakit. Namun hanya diberitahu kalau keluarganya mengalami kecelakaan.
"Saya dapat telepon dan tidak tahu kejadiannya seperti ini. Saya tahunya kecelakaan, karena diberi tahu kecelakaan. Surini yang meninggal ini adik dari istri saya pak. Mereka sekeluarga ini mau ke Muara Beliti (Musirawas) untuk kondangan," ungkapnya.

Purwanto sangat menyayangkan kejadian ini, karena keluarganya yang menjadi korban hanya ingin pergi ke Muara Beliti, untuk menghadiri persedekahan. "Yang selamat tadi cerita, katanya mereka hanya menerobos, tapi tidak tahu menerobos apa, apakah lampu merah atau razia, saya belum tahu," singkatnya.

Terpisah, Kepala Dusun 3 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong, Agus Waluyo membenarkan para korban merupakan warganya. "Warga kami mati ditembak bang, kini di rumah sakit Lubuklinggau," singkat Agus.

Namun menurut Agus satu keluarga besar ini berangkat ke Lubuklinggau dalam rangka mengundang keluarga yang ada di sana karena hendak menggelar persedekahan.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK bersama Kapolsek Sindang Kelingi Iptu Suandi langsung mendatangi kediaman rumah korban bersama Camat Sindang Kelingi. "Kejadiannya di Lubuklinggau, kalau menurut informasi mobil menerobos razia, tapi pastinya kita belum tahu," singkat Suandi ketika dihubungi wartawan koran ini sore kemairn. (nrf/wsa)

 Identitas Korban Tertembak

NAMA            UMUR         STATUS        KETERANGAN

1. Surini         50 Tahun    Ibu        Tewas
2. Indra         35 Tahun    Anak         Luka tembak di tangan kiri
3. Gatot Sundari     29 Tahun     Anak        Luka tembak di pungung
4. Novianti         31 tahun    Anak         Luka tembak lengan sebelah kanan.
5. Dewi Arlina         39 Tahun    Anak         Luka tembak di lengan sebelah kiri
6. Genta Wicaksono     3 Tahun     Cucu         Luka di kepala
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Sekeluarga Diberondong Peluru Satu Tewas, Lima Kritis Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai