Friday, 7 April 2017

Razia Pekat Satpol PP, Ciduk Pelajar dan Mahasiswi

HASIL TANGKAPAN: Puluhan remaja yang sebagian diantaranya pelajar dan mahasiswi saat diamankan di kantor Satpol PP.
CURUP RPP – Razia terhadap penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rejang Lebong (RL) berhasil menggaruk puluhan orang yang sebagian diantaranya berstatus pelajar dan mahasiswi.

Razia digelar Rabu (5/4) sekitar pukul 22.00 WIB hingga Kamis (6/4) pukul 01.00 WIB di beberapa lokasi tempat hiburan malam, penginapan, prostitusi terselubung dan tempat yang diduga kerap dijadikan tempat anak-anak punk untuk ngelem, mabuk-mabukan. Dalam razia ini, diterjunkan sekitar 23 orang petugas Satpol PP dibantu oleh dua orang provost Polisi Militer.

Hasilnya, mereka berhasil mengamankan 31 orang terdiri dari 18 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Dari 13 orang perempuan tersebut, satu diantaranya diperbolehkan pulang lebih dulu setelah ada orang tuanya menjemput dan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi.
Perempuan ini diamankan bersama tas berisikan obat antibiotik, dan sebuah tas milik rekannya yang kabur dengan isi kondom belum dipakai dan seorang laki-laki kedapatan membawa senjata tajan jenis pisau. Mereka diamankan petugas di Lapangan Setia Negara.

Beberapa perempuan lainnya ditangkap di tempat karaoke Talang Kering sekitar pukul 23.50 WIB. Masing-masing Bela (16), Wulan (19), Ayu (19), Nanda (16), Sri (38), Cici (16), Rizki (24), Risti Yuni (23) dan Mala (19). Nama terakhir disebut-sebut sebagai mahasiswi pada sebuah perguruan tinggi islam di RL. Sayangnya saat ditanya wartawan siapa nama aslinya, Mala menjawab dengan ketus. "Siapo bae, mano KTP aku tadi. Kami ni cuma karokean, bukan PL," jawabnya.

Sedangkan tiga orang anak dibawah umur yakni Vi (14) anak putus sekolah, Li (16) siswi salah satu SMP di Curup Utara dan Kl (13) juga anak putus sekolah ditangkap di Lapangan Setia Negara sekitar pukul 23.30 WIB.

Setelah dilakukan pendataan mereka diminta untuk menandatangani sebuah surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya di atas materai Rp 6.000. Sekitar pukul 02.00 WIB seluruhnya sudah dilepas oleh Satpol PP.

Kadis Satpol PP RL, Rachman Yuzir, SE yang memimpin langsung operasi tersebut mengatakan, saat ini Satpol PP RL belum memiliki penyidik PNS maka dilakukan oleh pegawai di lingkungan Dinas Satpol PP. Jika ada yang mengulanginya lagi maka akan diserahkan ke hukum adat.
"Bulan Juni ini kita berangkatkan pendidikan PPNS dari dana APBN namanya Amirudin, SH. Sehingga nanti bisa di tipiringkan bagi yang sudah ketangkap berulang-ulang. Tadi yang dibawah umur keluarganya langsung menjemput ke sini. Harapan kami pengawasan kepada anak-anak ini ditingkatkan demi masa depan mereka," kata Rachman. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Razia Pekat Satpol PP, Ciduk Pelajar dan Mahasiswi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai