Friday, 14 April 2017

Puluhan Rumah di Lebong Tandai Terancam Hanyut

Bendungan Sungai Lusang yang kondisi bangunannya sudah retak sehingga mengancam keselamatan warga. Foto: Triyanto RPP
NAPAL PUTIH RPP - Keprihatinan warga Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, tak kunjung reda. Kini giliran bendungan Sungai Lusang yang kondisi bangunannya sudah retak sehingga mengancam keselamatan warga. Bangunan peninggalan kolonial Belanda yang tak jauh dari pemukiman warga itu kini mulai terlihat retak bahkan nyaris jebol. Kondisi ini dikhawatirkan mengenai rumah warga apabila banjir bandang.

Supriadi, kepala desa setempat mengaku tidak ada tempat berlindung lagi jika banjir bandang tiba. "Bendungan itu tepat di atas pemukiman warga, saya yakin dalam hitungan menit bisa saja menggenangi rumah warga," tutur Surpiadi.

Dirinya juga menjelaskan, keberadaan bendungan itu juga sebagai pengontrol debit air untuk mengaliri areal persawahan warga. Untuk itu, ia mewakili warga Lebong Tandai sangat berharap Pemda Bengkulu Utara dapat segera melakukan perbaikan. Ini untuk menghindari kerugian harta benda maupun nyawa, jika itu terjadi. Apalagi keberadaan bendungan yang dibangun di Sungai Lusang sejak zaman Kolonial Belanda itu belum pernah tersentuh perbaikan. "Harapannya tidak demikian, namun jika memang terjadi, kami di sini terancam. Untuk itu pemerintah kami minta melakukan perbaikan," harap dia. (paj)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Puluhan Rumah di Lebong Tandai Terancam Hanyut Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai