Friday, 14 April 2017

Kebanjiran, Ibu-ibu "Serbu" Kantor Lurah

MINTA SOLUSI: Puluhan ibu-ibu saat mendatangi kantor Lurah Air Bang.
CURUP RPP – Puluhan ibu-ibu RT 11 RW 5 Kelurahan Air Bang Rabu (12/4) sekira pukul 09.15 WIB mendatangi Kantor Lurah Air Bang. Mereka hendak mengadukan persoalan banjir yang terjadi di lingkungan mereka.

Salah seorang ibu-ibu Yeni (32) mengungkapkan Selasa (11/4) sore sekira pukul 17.00 WIB, ada empat titik drainase pinggir jalan jebol akibat terjangan air hujan. Akibatnya puluhan rumah warga terendam. Ketinggian air mencapai setengah meter. Setidaknya ada 10 rumah yang terendam banjir masing-masing rumah milik Buang, Sabar, Tumio, Mbah Jasrin, Sumantri, Sodikin, Kusno, Lela, Yus, Peni, Mbah Sail, Kunjung, Iril, Erna, Eni, Dewi, Ujang dan Eva.

"Kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di RT kami dan luapannya sangat besar. Kami khawatir jika lamban diperbaiki maka setiap hari kami dihantui rasa was-was. Pasalnya saat ini setiap hari hujan yang intensitasnya lebat," ujar Yeni.

Yeni mengatakan pihaknya berharap Lurah Air Bang segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Jika perlu pengerjaan perbaikan secara permanen bisa dilakukan sesegera mungkin.

Menjawab keresahan ibu-ibu, Lurah Air Bang, Sugianto, S.Sos mengaku akan segera melaporkan kejadian ini ke kecamatan dan dinas pekerjaan umum serta BPBD terkait langkah yang akan dilakukan. Untuk sementara, guna mengantisipasi terjangan banjir susulan, ia mengajak warganya terutama bapak-bapak untuk bergotong royong membuat tanggul seadanya untuk menutupi drainase yang jebol sehingga saat hujan deras banjir tidak lagi terjadi.

"Kita tak bisa langsung buat permanen, kita koordinasikan dulu barulah bisa dilakukan perbaikan secara permanen, sebab membutuhkan dana yang tak sedikit untuk memperbaiki drainase yang jebol sebanyak 4 titik di jalan Danau Poong RT 11 RW 5 ini," kata Sugianto.

Usai menerima kedatangan ibu-ibu di kantornya, Sugianto bersama Ketua RT 11, Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung meninjau lokasi jebolnya drainase. Dibantu warga setempat akhirnya dilakukan perbaikan sementara dengan memasukkan tanah ke dalam karung yang kemudian ditimbunkan pada drainase yang jebol dengan menancapkan kayu. “Upaya ini memang hanya sementara, setidaknya untuk beberapa hari masih bisa bertahan. Setelah ini mudah-mudahan ada solusi dari dinas terkait,” tutur Sugianto.

Sugianto menambahkan, tak hanya drainase saja yang jebol akibat hujan deras yang terjadi Selasa (11/4) sore hari. Tapi juga mengakibatkan jalan Danau Poong longsor tepat di lokasi pengerjaan pelapis tebing. Akibatnya mobil tak bisa melewati jalan Danau Poong. Bahkan setengah hektare sawah milik Sutrisno (50) warga setempat yang baru ditanami padi seminggu lalu rusak parah. (wsa)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Kebanjiran, Ibu-ibu "Serbu" Kantor Lurah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai