Thursday, 27 April 2017

Kasus Gigitan HPR Masih Tinggi

Ilustrasi
CURUP TIMUR RPP - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) seperti Anjing, Kucing dan Kera masih cukup tinggi.  Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) RL, di awal tahun 2017 sudah terjadi 43 kasus.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) RL, Syamsir, SKM, M.KM melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Harmansyah, S.Kep, S.Sos NERS, MM, MPH mengatakan dari jumlah total kasus ini, jika dirata-rata dalam tiga hari terjadi satu kasus gigitan HPR.
"Semua gigitan HPR langsung kita berikan vaksinasi anti rabies (Var), karena hal ini harus cepat dilakukan tanpa ditunda-tunda lagi lantaran telah menyangkut nyawa manusia," kata Harmansyah.

Penanganan penyuntikan VAR secara langsung ini lantaran manusia yang tergigit oleh HPR ini tidak bisa langsung diperiksa positif digigit HPR positif atau tidak, karena pengiriman sempel mesti ke pulau Jawa dan hal ini memerlukan waktu.
"Jika sudah tergigit dibawah 3 hari harus disuntik agar sembuh jika tidak rabies akan masuk ke dalam tubuh dan menembus antibodi manusia dan dalam hitungan hari manusia rabies mulai menyerupai HPR dan dalam hitungan hari akan mati," tandasnya. (ben)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Kasus Gigitan HPR Masih Tinggi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai