Thursday, 20 April 2017

Ini Salah Satu Penyebab Banyak Warga RL Bertubuh Pendek


CURUP RPP - Banyaknya masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong bertubuh pendek (Stunting), tidak sepenuhnya disebabkan faktor keturunan. Tetapi, bisa juga dikarenakan kurang mengkonsumsi makanan bergizi dan berprotein, seperti daging dan ikan.

Kabupaten RL memang terkenal sebagai penghasil sayuran dan rata-rata masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Namun, untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari, tidak cukup jika hanya mengkonsumsi sayuran. Tetapi, pertumbuhan juga memerlukan makanan bergizi dan protein, seperi ikan dan daging.

Dari hasil survei yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten RL bahwa, dari total 21.115 orang anak-anak berusia 5 tahun ke bawah, sebanyak 27,9 persen mengidap stunting atau bertubuh pendek atau sebanyak 5.891 anak.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) RL, Syamsir SKM MKM, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Riduan SKM, didampingi Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Titin Verayansi SKM mengatakan bahwa, Kabupaten RL termasuk memiliki kasus stunting tertinggi, karena masyarakat RL kurang mengkonsumsi daging dan ikan sebagai penghasil gizi dan protein yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan manusia. "Memang sangat kurang masyarkat RL memakan daging dan ikan. Akhirnya pertumbuhan tidak maksimal dan menjadi bertubuh pendek," kata Titin.

Seharusnya, sejak usia ibu mengandung, para ibu tidak hanya mengkonsumsi sayuran saja, tetapi juga mengkonsumsi daging dan ikan atau kebutuhan protein dan gizi lainnya yang dihasilkan dari makanan lain. Supaya, janin di dalam kandungan dapat terhindar dari stunting ini.

Untuk menyatakan anak bertubuh pendek ini, lanjut Titin, dilakukan dengan rumusan, dimana anak umur 5 tahun ke bawah ini diukur berat badan dan umurnya dan dari hasil hitungan nanti akan dilihat dari ketentuan yang ada apakah mengidap stunting atau tidak.(ben)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Ini Salah Satu Penyebab Banyak Warga RL Bertubuh Pendek Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai