Monday, 10 April 2017

Gula Aren RL Sudah Aman Dikonsumsi


CURUP RPP - Tim terpadu yang terdiri dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, Dinas Koperasi, Perindustrian, UKM dan Perdagangan RL, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu dan Dinas Ketahanan Pangan RL Sabtu (8/4) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke puluhan dapur pembuat gula aren di RL.

Menurut Kabid Konsumsi Dinas Ketahanan Pangan RL, Syapril, SP, MM lebih dari 50 dapur pembuatan gula aren dikunjungi untuk melihat langsung proses pembuatannya, serta langsung diberikan penyuluhan agar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya seperti deterjen atau sabun.
"Alhamdulillah ketika kita cek kemarin dan hari ini saya juga masih keliling ke dapur-dapur pembuatan gula, itu banyak yang tidak menggunakan detergen lagi," kata Syapril.

Dijelaskannya, masyarakat pembuat gula aren sudah sadar jika menggunakan detergen atau bahan berbahaya lainnya itu sangat merugikan. Bukan hanya bagi konsumen, akan tetapi juga pada mereka karena bisa mengakibatkan volume penjualan yang menurun. Sehingga tim terpadu menyarankan agar pengerajin mencari penggantinya untuk bisa mengurangi zat asam yang dapat menyebabkan air nira mudah basi.

Selama ini, sebagai solusinya petani aren memilih daun pepaya atau kates muda yang dimasukkan kedalam kuali saat memasak air nira. Setelah air nira mulai mendidik kemudian daun itu diangkat dan dibuang. Sehingga zat pahit yang terkandung di dalam daun itu diharapkan mampu menetralisir zat asam pada air nira, sehingga bisa menjadi pengawet yang tradisional dan tidak membahayakan.
"Dapur pembuatan gula aren itu harus higienis, karena gula aren itu harus sehat mengingat gula aren kita sudah dinikmati oleh masyarakat se-Sumbagsel. Makanya kemarin BPOM juga akan mencarikan solusi pengganti detergen itu. Tapi sebagai bahan tradisional daun kates itu sudah dipakai oleh pengerajin gula aren kita dan itu cukup manjur sebagai pengganti detergen," tutupnya.

Beberapa lokasi yang dikunjungi oleh tim terpadu ini yakni pengerajin gula aren di Kecamatan Curup Timur, Curup Tengah, Selupu Rejang, Sindang Kelingi, Sindang Dataran dan Binduriang. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Gula Aren RL Sudah Aman Dikonsumsi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai