Thursday, 20 April 2017

Firasat Nurmani Sebelum Tragedi Itu Terjadi

DUKA MENDALAM: Nurmani tak kuasa menahan air mata ketika menceritakan kisah hidup adiknya, Surini.

"Saat Pamit, Surini Tampak Riang"


SUASANA duka menyelimuti rumah Surini di Dusun 6 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi. Bukan hanya anggota keluarga, para tetangga juga merasa sangat kehilangan atas kepergian Surini. Apalagi semasa hidupnya, Surini dikenal sosok yang baik dan suka membantu tiap ada hajatan.

BAMBANG TRIYONO - Sindang Kelingi

Meskipun Surini sudah dikebumikan Selasa (18/4) sekira pukul 20.15 WIB, namun sanak keluarga dan jiran tetangga masih ramai berdatangan ke rumah duka pagi kemarin. Bahkan Wakil Bupati RL, H. Iqbal Bastari, S.Pd, MM bersama istri dan Kapolres RL serta Kapolsek Sindang Kelingi sekira pukul 11.00 WIB kembali mendatangi rumah duka. Tak lama berselang Kapolres Lubuklinggau juga datang bersama jajarannya.

BACA: Dibantai Bak Teroris!

Selama ini, Surini dikenal sebagai sosok yang baik dan suka membantu setiap ada warga yang akan menggelar hajatan. Bahkan ia kerap dipercaya sebagai panggung sayur, orang yang mengurusi konsumsi di sebuah hajatan.

Surini merupakan anak ke tujuh dari 16 bersaudara. Beberapa orang sudah meninggal dan hanya menyisakan 11 saudara lagi yang salah satunya tinggal di Muara Beliti, Musirawas.

Selama membina rumah tangga dengan Kaswan, Surini dikaruniai lima orang anak yakni Dewi, Lina, Indra, Novianti, Sasik. Keempat anaknya sudah menikah, hanya satu orang yang masih bujangan yakni Sasik (29). Anaknya Dewi menikah dengan Paiman dan dikaruniai dua orang anak yakni Dias (18) dan Diki (9). Sedangkan Lina menikah dengan Gunawan dan sudah memiliki dua orang anak yakni Peri dan Parza. Indra menikah dengan Parti dan Novianti sendiri menikah dengan Wawan.

Nurmani (60), kakak kandung Alm Surini juga sangat terpukul dengan kejadian ini. Ditemui wartawan kemarin, ia tampak terus memegangi foto adik kandungnya itu. Ia mengaku tak menyangka adiknya meninggal dengan cara yang sangat tragis. 

Apalagi sebelum berangkat ke Musirawas, Surini sempat berpamitan kepadanya akan menghadiri undangan di sana sekaligus mengundang untuk hajatan sunatan cucunya Diki (anak bungsu Dewi) yang rencananya akan digelar 8 Mei mendatang. "Saat pamit, Surini tampak riang, tak menyangka bakal seperti ini," ujar Nurmani dengan air mata berlinang.

Ia mengaku awalnya dikabari jika mobil mengalami kecelakaan di Lubuklinggau. Saat itu ia sedang berada di tempat hajatan. Sontak saja darah naik dan badannya lemas. Keluarga tak tahu sama sekali jika yang terjadi sebenarnya itu, Surini tewas ditembak polisi. Hal itu baru diketahui setelah tiba di rumah sakit Sobirin dan rumah sakit Siti Aisyah melihat adiknya, keponakannya dan cucunya bersimbah darah.

Di lokasi yang sama, Wabup H. Iqbal Bastari, S.Pd, MM  mengatakan kedatangannya bersama kapolres ke rumah duka sebagai wujud empati dan turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Kaswan. "Kedatangan saya bersama kapolres guna memberikan dukungan agar keluarga tabah dan sabar, termasuk mendoakan almarhumah Surini agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah, juga bagi keluarga Kaswan yang saat ini dirawat semoga lekas sembuh," ujar Wabup.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga ketika ditemui disela-sela kunjungannya mengungkapkan anggota yang melakukan penembakan sudah menjalani pemeriksaan intensif. Bahkan guna mengetahui apakah sesuai prosedur atau tidak, Kapolda Sumsel sudah membentuk tim investigasi. "Inikan di depan media, kita akan transparan dalam penanganan kasus ini serta perkembangannya," ujar Kapolres.

Kapolres melanjutkan kedatangannya ke rumah duka bersama jajarannya sebagai wujud empati dan bertatap muka langsung dengan keluarga. Saat ini tidak meski harus mempersoalkan siapa yang salah dan siapa yang benar, yang jelas bagaimana solusinya kedepan. Tanpa mengesampingkan proses hukum yang saat ini tengah berjalan. "Kita harap ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tapi proses hukum tetaplah berlanjut,"tutur Kapolres.

Kapolres menambahkan sebelum mengunjungi kekediaman Keluarga Kaswan, dirinya juga sudah mengunjungi anak-anak Kasman dan cucunya yang dirawat di rumah sakit M. Sobirin dan rumah sakit Siti Aisyah. Dirinya mendapat informasi, jika Kapolda juga menyambangi anak Kasman yang dirawat di Palembang. "Terlepas benar atau tidaknya apa yang dilakukan anggota saya, saya minta maaf, hanya saja untuk diketahui jika pengemudi mobil tersebut menerobos razia gabungan yang dilakukan, bahkan nyaris menabrak tiga orang anggota, bahkan satu diantaranya terjatuh. Saat dikejar, pengemudi menerobos lampu merah dan nyaris menabrak mobil lain," jelas Kapolres. (**)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Firasat Nurmani Sebelum Tragedi Itu Terjadi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai