Thursday, 27 April 2017

Duh.. Baru 1 Paket yang Selesai Lelang

SURYA
CURUP RPP - Meski pengesahan APBD tahun 2017 sudah dilakukan lima bulan lalu, persisnya pada akhir November 2016, namun hingga akhir April 2017 ini ternyata baru ada 1 paket kegiatan fisik yang terlihat sudah selesai lelang di laman resmi LPSE Rejang Lebong. Proyek yang dimaksud adalah Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Kampung Sajad dan Desa Air Mundu Kecamatan Bermani Ulu (JLD-9) dengan Satuan Kerja 9Satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Pagu anggaran untuk kegiatan ini yakni Rp 1.000.000.000,00, dengan harga penawaran tertinggi sebesar Rp 970.920.000,00.

Dalam proses lelang terbuka itu, dimenangkan oleh PT Manggala Utama yang beralamat di Jalan Gajah Mada I Nomor 184 Kelurahan Air Rambai, Curup. Sedangkan 37 paket lainnya belum selesai lelang, paling banyak baru sebatas tahap pengumuman pasca kualifikasi, upload dokumen penawaran, evaluasi penawaran, dan penandatanganan kontrak.

Sedangkan satu paket lainnya yakni Peningkatan Kapasitas Jalan (Hotmix) jurusan jalan Lawang Agung - Sinar Gunung Kecamatan Sindang Beliti Ulu (BM-1) sudah memasuki tahap pengumuman pemenang. Dimana proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman dengan pagu anggaran Rp 9.619.707.000,00 ini pemenangnya adalah PT Ahba Mulia yang beralamat di Jalan A Yani No 39 RT 007 Kelurahan Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau dengan harga penawaran Rp 9.401.518.031,65.

Menurut Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab RL Aprizal Alamsyah S.Sos melalui Operator LPSE Bahar, pihaknya hanya menerima data dari SKPD dan menayangkannya saja. "Kalau kami tidak tahu penyebabnya dimana, kami hanya menerima data dan kemudian kita tayangkan di laman LPSE ini untuk dilelang secara terbuka, semuanya transparan," ujar dia.

Keterlambatan ini pun langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua II DPRD RL Surya ST. Menurutnya, sebagai lembaga pemilik hak pengawasan, pihaknya tentu kecewa. Karena pengesahan APBD 2017 tercepat di Provinsi Bengkulu, seakan sia-sia. Terbukti, selama lima bulan berjalan, hanya ada 1 paket proyek yang selesai dilelang. Padahal, dengan pengesahan secepat itu, diperkirakan seluruh proses administrasi sudah selesai di Maret, dan pada April seluruh kegiatan sudah berjalan. "Tentu kami kecewa. Karena kami sudah berupaya ketok palu di 29 November 2016, maksudnya supaya kegiatan fisik dan non fisik cepat berjalan. Tapi kenyataanya seperti ini. Perkiraan kami, secara administrasi Maret itu sudah selesai semua dalam tahapan lelangnya baik fisik dan non fisik. Itulah fungsi adanya konsultan, harusnya mereka berperan dalam hal ini," ungkap Surya ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/4).

Jika memang ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak sanggup untuk melakukan penyerapan anggaran, politisi PDIP itu berharap, hendaknya dengan jiwa besar Kepala OPD yang dimaksud mengakuinya kepada bupati lalu mengundurkan diri. Atau jika memang tidak bisa menggunakan dana yang besar, maka anggaran tahun berikutnya akan dipangkas atau diperkecil. "Padahal bulan Juni kita rencanakan pembahasan APBDP 2017. Tapi kalau sampai sekarang belum terserap, bagaimana mau dilakukan penambahan anggaran di APBDP. Kalau Kepala OPD tidak mampu menyerap anggaran yang besar, silakan sampaikan, nanti kita kasih anggaran sedikit. Jadi intinya, kalau memang fisik tidak tercapai, nanti di APBDP tidak akan kita anggarkan," pungkasnya.

Hal senada juga dilontarkan Anggota DPRD RL lainnya, Irawan Effendi SE. Menurut dia, OPD harus sigap dan mempercepat serapan anggaran. Karena saat ini sudah hampir memasuki bulan Mei, bulan Ramadhan, dan RL punya agenda besar yakni peringatan HUT Curup. "Serapan anggaran ini harus dipercepat, karena kita akan membahas APBDP 2017. Kalau dana APBD murni saja belum terserap, bagaimana kita mau membahas APBDP," kata Irawan.

Diketahui, sebelumnya Bupati RL DR HA Hijazi SH M.Si sudah berulang kali mengingatkan seluruh OPD agar segera melakukan percepatan serapan anggaran. Bahkan bupati telah mengevaluasi pimpinan OPD yang lambat melakukan serapan anggaran. Salah satunya pergantian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Duh.. Baru 1 Paket yang Selesai Lelang Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai