Thursday, 20 April 2017

Bupati Sindir Pejabat Tak Pakai Peci

BUPATI RL dan Kajari Curup menandatangani MoU Hukum Perdata dan TUN antara Pemkab RL dan Kejari Curup.
CURUP RPP - Ada kejadian menarik dipenghujung sambutan Bupati RL DR (HC) H Ahmad Hijazi, SH M.Si dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemkab RL dengan Kejari Curup Rabu (29/4) di Ruang Pola Setdakab RL.

Bupati menyindir keras kepada para pejabat baik eselon II dan III yang saat itu tidak mengenakan pakaian hitam-putih serta peci bagi laki-laki dan jilbab untuk yang perempuan. Menurutnya, disiplin menjadi hal penting dalam melaksanakan tugas. Jika dalam pelaksanaan proyek fisik dan non fisik dalam pemerintahan tentu disiplin administrasi sangat dibutuhkan. "Saya ingatkan, setiap produk hukum pasti ada disiplin salah satunya disiplin administrasi. Tapi ini banyak yang tidak disiplin, saya sudah buatkan edaran setiap hari Rabu pakai peci. Tapi sekarang banyak yang tidak pakai peci, terutama kepala dinas, badan, kantor dan camat. Bagaimana mau memberi contoh dengan bawahannya kalau atasannya saja tidak disiplin," kata bupati.

Menurutnya, baik muslim dan non muslim harus mengenakan peci, karena peci merupakan simbol nasional bukan keagamaan. "Kalau yang perempuan yang muslim pakai hijab dan yang non muslim silakan menyesuaikan, tidak pakai hijab tidak apa-apa," lanjutnya.

Sementara itu, terkait dengan MoU tersebut, bupati mengatakan bahwa pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka mencapai good governance. Bupati mengatakan, Pemda dituntut untuk akuntabel, memang bukanlah hal yang mudah karena tentu akan ada hambatan. Maka dari itu Pemda perlu bekerjasama dengan instansi yang berkompeten termasuk dengan Kejari. "Harapannyan kedepan ada kerjasama dalam bentuk bantuan hukum, pertimbangan hukum dan sosialisasi hukum. Oleh karena itu saya harap seluruh pimpinan OPD untuk selalu berkoordinasi agar pelaksanaan pembangunan berlangsung denganbaik dan bermanfaat untuk masyarakat," tukasnya.

Sedangkan Kajari Curup Edi Utama, SH MH dalam sambutannya mengatakan bahwa jika ketika ada kelebihan pembayaran atau perbuatan melawan hukum bisa dilakukan penyelidikan oleh kejaksaan. Akan tetapi, mereka mengharapkan setiap SKPD atau pemerintah daerah agar selalu berkoordinasi agar setiap kegiatan tersebut tidak sampai melawan hukum atau menyalahi aturan. "Kita juga ada pos pelayanan hukum, jadi silahkan bagi masyarakat luas ketika membutuhkan informasi tentang hukum silahkan datang ke pos pelayanan hukum kami," pungkas Edi.(yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook

0 komentar:

Item Reviewed: Bupati Sindir Pejabat Tak Pakai Peci Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai