Wednesday, 8 March 2017

Tahanan Polda Asal Curup Meninggal

Ilustrasi

BENGKULU RPP – Tahanan Polda Bengkulu atas nama Eko Gunawan (41) meninggal di RSUD M Yunus Bengkulu, pada hari Senin (6/3) sekitar jam 18.00 WIB. Eko yang menjadi tersangka penggedar narkoba ini merupakan warga Gang Rambutan RT. 01 RW. 01 Kelurahan Pelabuhan Baru Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong. Ia mulai ditahan di Rutan Polda sejak tanggal 14 Februari 2017 lalu.
"Ya ada tahanan kita yang meninggal dunia, karena menderita maag kronis, dia meninggal di RSUD M Yunus bukan di Polda," ujar Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Drs. Yovianes Mahar melalui Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno, S.Sos, MH, kemarin (7/3).

Menurut Sudarno kronologis meninggalnya tersangka bermula Jumat (3/3) sekira jam 16.30 Wib anggota piket tahanan titipan (tahti) menghubungi anggota piket Dit Resnarkoba. Dikabarkan jika tanahan atas nama Eko Gunawan dalam keadaan sakit. "Hari itu anggota kita sudah mengecek kesehatan yang bersangkutan dan memang sakit, tapi saat itu ia tidak mau diajak berobat," ujarnya.

Kemudian pada Minggu (5/3) sekitar jam 13.30 Wib anggota yang menjaga tahanan titipan menghubungi kembali piket Dit. Resnarkoba Polda Bengkulu dan mengabarkan jika kondisi tahanan Eko Gunawan sakit maggnya semakin kronis. Selanjutnya sekitar pukul 14.00 WIB ia dilarikan ke RS Bhayangkara.

Hasil pemeriksaan di IGD RS Bhayangkara oleh dr. Rama, tahanan tersebut menderita Dispepsia Syndrom (Mual Muntah) dan Gastritis Akut (Penyakit Lambung/Maag Akut). Menurut keterangan dari dokter, pasien tidak perlu dilakukan rawat inap cukup rawat jalan kemudian diberikan obat.
"Masih di hari Minggu sekitar pukul 14.45 Wib tahanan dibawa pulang ke Rutan Polda Bengkulu, dan sekira jam 17.30 Wib kambuh lagi. Kemudian penyidik membawa kembali tahanan tersebut ke RS. Bhayangkara selanjutnya dilakukan rawat inap," ungkapnya.

Pada Senin (6/3) sekira jam 10.00 Wib tersangka dan istri minta kembali dilakukan rawat jalan di Rutan Polda Bengkulu. Atas permintaan tersebut penyidik berkoordinasi dengan tenaga medis yang piket, kemudian jam 11.00 Wib istrinya An. Sefnizar membuat pernyataan kepada pihak RS. Bhayangkara di kertas medical record yang berbunyi "Pasien dan keluarga mau pulang atas permintaan sendiri, jika terjadi sesuatu di luar tanggung jawab pihak RS yang bertanggung jawab". Setelah membuat pernyataan tersebut sekira jam 11.30 Wib tersangka dibawa ke Polda Bengkulu.

Namun sekitar jam 18.00 Wib kambuh lagi dan dibawa ke RSUD M. Yunus, namun setelah dilakukan perawatan medis yang bersangkutan meninggal dunia.

Sementara itu peran tersangka adalah sebagai Pengedar narkoba melanggar pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Saudara EG ditahan di Rutan Mapolda Bengkulu sejak tanggal 14 Februari, kemudian dilakukan perpanjangan penahanan mulai tanggal 3 Maret 2017, dan  saat ini jenazah. Eko Gunawan masih berada di RSUD M. Yunus dan rencananya akan dilakukan otopsi," pungkasnya. (rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Tahanan Polda Asal Curup Meninggal Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai