Friday, 3 March 2017

Puluhan Pecandu Napza Selesai Direhab

Bakal Beternak Ayam

NASEHAT: Ketua TP PKK RL memberikan motivasi kepada para pecandu Napza yang sedangdirehab agar keluar dari cengkeraman Narkoba.

CURUP RPP - Sebanyak 28 orang mantan pecandu Narkoba dan Zat Adiktif Lainnya (Napza) yang selama ini sudah menjalani proses rehab di tempat rehabilitasi pengguna Napza Karunia Insani House cabang Yayasan Dharma Wahyu Insani Palembang yang ada di Kabupaten RL, telah resmi dilepas, Kamis (2/3).

Dari 28 orang tersebut, menurut pengurus yayasan Gusti Afriyansah, terdiri dari 3 orang rawat inap dan 25 orang rawat jalan. Pasien rawat inap ini menginap di Sekretariat Karunia Insani House di eks kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) RL di depan Masjid Agung Baitul Makmur. Di sini mereka dibina keahlian kuliner, peternakan dan mensablon.

Mereka juga diberikan seminar terkait bahaya narkoba, pembinan jasmani dan rohani, terapi, dan juga pendidikan tentang agama.
"Jadi setelah keluar dari sini, harapan kita mereka ini tidak mengulangi lagi menggunakan Napza, tetapi berkarya. Kami mohon ada peran serta dari pemerintah daerah untuk membantu saudara-saudara kita ini mengembangkan bakatnya," ungkap Riyan.

Sementara itu, Wakil Bupati RL H Iqbal Bastari SPd MM yang membuka kegiatan pelepasan itu mengatakan, Pemkab RL memiliki beberapa program pemberdayaan masyarakat yang bisa dimanfaatkan oleh mantan pecandu Napza. Mulai dari program Kube di Dinsos PMD, dan program Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga di Diskoperindag. "Nanti silakan koordinasikan dengan camat di tempat tinggalnya masing-masing untuk program pinjaman dana bergulir tanpa bunga ini. Karena kalian memang harus diberdayakan, dan harus benar-benar memiliki komitmen untuk meninggalkan jalan yang tidak benar selama ini," tukas Wabup.

Disisi lain, Ketua TP PKK RL Hj Fitri Hertikasari Hijazi SE menjelaskan, beberapa hari lalu ia sudah bertemu langsung dengan Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Hj Lily Martiani Maddari. Menurutnya, PKK Provinsi Bengkulu memiliki program pemberdayaan masyarakat melalui peternakan. Ada 1000 bibit ayam yang siap dibagikan untuk setiap kabupaten. "Jadi nanti kalau memang sudah pernah dibina disini mengenai peternakan, tentu program ini sangat pas. Mudah-mudahan bisa direalisasikan tahun ini. Sehingga bisa diberikan untuk anak-anak yang baru saja selesai direhab ini. Pesan saya, jangan sampai ada lagi yang menggunakan barang haram itu, karena ini merusak masa depan bangsa dan juga diri kita sendiri," sarannya.

Di sisi lain, Kabid Rehabilitasi dan Sosial Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, dr BA Bukit M.Kes dalam materinya memaparkan, bahwa penyalahgunaan Napza ini erat kaitannya dengan gaya hidup. Pengaruh kehidupan seseorang di sekelilingnya membuat seseorang bisa ikut menyalahgunakan Napza.

Kunci untuk bisa menghindarinya adalah dengan melakukan niat sepenuh hati untuk berubah, mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai Sang Maha Pencipta. "Napza ini yang dirusak otak. Jika otak sudah rusak, tidak bisa diperbaiki lagi. Berbeda dengan mesin yang masih bisa diperbaiki. Jadi yang bisa kita lakukan saat ini adalah melakukan pencegahan, bagaimana supaya otak itu tidak semakin rusak," tandasnya.

Pertemuan yang digelar di Sekretariat Karunia Insani House ini dihadiri oleh Anggota DPRD RL Rudi Irianto, Sekretaris DP3A-PPKB Nunung Tri Mulyanti SKM MM, dan puluhan mantan pengguna Napza yang sudah selesai direhab. Saat ini, yayasan tersebut tengah melakukan rehab terhadap 14 orang lain yang dilakukan rawat inap. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Puluhan Pecandu Napza Selesai Direhab Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai