Wednesday, 8 March 2017

Miris! 4 Desa Jadi Langgan Banjir


AIR BESI RPP - Keresahan warga Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) di saat musim penghujan kembali terjadi. Kemarin Selasa (7/3) Air Sungai Nokan Kemumu kembali meluap dan menggenangi empat desa, masing-masing Desa Tanjung Genting, Talang Ginting, Talang Pungguk dan Desa Talang Renah.

Bencana tahunan ini terjadi, lantaran belum dibangunnya bendungan yang posisinya tidak jauh dari rumah warga. Sementara, air sungai tersebut kiriman dari Sungai Nokan Kemumu, dan sungai di wilayah Kecamatan Air Napal yang debitnya cukup besar. Sehingga, saat hujan deras air pasti naik ke permukaan dan menggenangi pemukiman warga.

Berdasarkan data pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BU, banjir yang terjadi di desa Tanjung Genting menggenangi 20 rumah, 1 paud, 1 sekolah dasar dan 1 masjid. Sedangkan, Talang Ginting menggenangi 6 hektar sawah, 1 rumah dan 1 sekolah dasar, di Desa Talang Pungguk terdapat 25 rumah dan 1 kantor desa. Sedangkan di Desa Talang Renah 10 rumah dan 1 kantor desa.

Kepala BPBD BU Ir Made Astawa, MM mengungkapkan, banjir tersebut terjadi mulai pukul 00.00 WIB kemarin. Hingga pukul 09.00 WIB air setinggi lutut orang dewasa masih menggenangi rumah, bangunan sekolah, masjid dan sawah warga. Namun, berdasarkan laporan warga malam itu air menggenang hingga mencapai 1,5 Meter. "Kami sudah turun ke lokasi dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kami juga menurunkan tim dibantu pihak Tripika setempat untuk melakukan evakuasi," jelas Made.   

Di sisi lain, banjir juga terjadi di wilayah Kecamatan Batik Nau, Kabupaten BU. Dalam peristiwa ini, puluhan rumah serta bangunan sekolah dan sawah warga juga turut terendam. Meski tidak ada korban jiwa, terpaksa aktivitas warga di pagi hari dihentikan terutama anak-anak sekolah. Pasalnya, genangan air mencapai 50 - 70 Cm sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, sebab tidak menutup kemungkinan hujan masih akan turun di wilayah Kabupaten BU," tutup Made.

Informasi di lapangan, hujan deras kemarin juga menelan korban jiwa, dimana salah satu warga di Kecamatan Napal Putih diduga hilang terbawa arus sungai. Hanya saja saat dikonfirmas lebih lanjut, pihak berwenang belum bisa memberikan keterangan, pasalnya tim masih melakukan pencarian. (paj)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Miris! 4 Desa Jadi Langgan Banjir Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai