Thursday, 2 March 2017

Mandi Suban Tengah Malam, Kena Rampok, Tinggal Kolor

ILUSTRASI
CURUP RPP – Apes dialami Riko Rinaldo (20) dan Olan Suzarot (21). Dua pemuda Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong (RL) ini dirampok saat tengah mandi di suban air panas Rabu (1/3) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Pelaku yang diketahui lima orang itu tidak hanya mengambil sepeda motor milik korban, tapi juga mengambil seluruh pakaian mereka dan hanya menyisakan kolor yang dikenakan.

Menurut keterangan Riko Rinaldo di sela-sela pemeriksaan di Polsek Curup pukul 15.30 WIB kemarin, sebelum kejadian tepatnya Selasa (28/2) sekira pukul 22.00 WIB ia bersama Olan pergi ke Kelurahan Cawang Baru untuk menonton pesta. Di tempat pesta, ia berbincang-bincang dengan seorang gadis bernama Riska. Ternyata terlihat oleh pacarnya. Cemburu, pacarnya langsung terlibat keributan dengan Riska. Suasana makin panas sebab tiba-tiba kakak pacarnya ikut terlibat keributan untuk membela adiknya.

Guna meredam keributan, ia lantas mengantar pacarnya pulang. Kemudian kembali lagi ke tempat pesta menjemput Olan. Lantaran gerah, ia mengajak Olan mandi ke Suban Air Panas meskipun saat itu sudah lewat tengah malam. Setelah meletakkan motor di parkiran yang tidak ada penjaganya lantaran sudah malam, keduanya bergegas masuk menuju kolam yang berada di dekat jembatan.

Setelah melepas semua pakaian, mereka langsung masuk ke kolam. Baru sekitar lima menit berendam, ia mendengar suara sepeda motor berhenti tepat di samping sepeda motornya. Tak lama kemudian terlihat dua orang berjalan menghampiri mereka. Dan satu orang lagi menunggu di motor.

Ia dan Olan langsung keluar dari kolam. “Salah seorang pelaku ngomong, kau yang berkelahi kek tino tadi. Aku jawab iyo,” ujar Riko mengisahkan kejadian saat itu. Mendengar jawaban korban, pelaku emosi. “Dia ngomong, gerot nian kau, sambil memukul muko aku dua kali,” sambung korban.

Lalu datang lagi dua teman pelaku dengan mengendarai motor Satria Fu. Usai memukul korban, pelaku langsung mencabut sebilah pisau dan berupaya menikam. Ia langsung melompat ke kolam. Tak berhasil menikamnya. Giliran Olan yang diserang. Beruntung Olan juga menceburkan diri ke kolam sehingga selamat. Kedua teman pelaku yang baru datang juga mendekati mereka.

Namun para pelaku tidak lagi menyerang mereka berdua. Namun para pelaku mengambil baju dan celana korban yang diletakkan di atas batu. Berikut HP, dompet dan kunci motor.
Para pelaku kemudian pergi sembari membawa motor korban. Setelah merasa aman, ia dan Olan beranjak keluar dari kolam dan menggedor pintu rumah salah seorang warga di dekat parkiran. Saat itu sekira pukul 03.00 WIB. Oleh pemilik rumah, mereka dipinjamkan baju dan celana. Kemudian mereka berjalan kaki keluar dari kawasan Suban menuju jalan lintas. Tak lama ada rekannya yang lewat sehingga keduanya diantar pulang.

Kapolres RL, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK melalui Kapolsek Curup Iptu Sukardi, SH dan Kanit Reskrim Ipda M. Zuhdi, SH mengaku akan menindaklanjuti laporan korban. "Kita masih dalami, untuk sementara laporan sudah diterima dan langsung kita tindaklanjuti," ujarnya.

Kendati demikian, Sukardi menyayangkan ulah kedua korban yang pergi ke daerah sepi tengah malam. “Bayangkan saja, mandi di Suban pukul 01.00 WIB dinihari,  jelas saja memancing pelaku untuk beraksi. Seharusnya jam-jam malam itu digunakan untuk istrirahat dan tidur, bukannya kelayapan,” sesal Kapolsek.

Karena itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak memancing pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. “Sekecil mungkin tutup pelaku pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksinya. Kalau bukan kita sendiri ya siapa lagi," pungkasnya. (wsa)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Mandi Suban Tengah Malam, Kena Rampok, Tinggal Kolor Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai