Sunday, 5 March 2017

Antisipasi TKA Ilegal, Gubernur Segera Rakor

Gubernur Bengkulu H Ridwan Mukti

BENGKULU RPP - Menyikapi tertangkapnya 2 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Korea Selatan atas nama Cihoi Cheol HO (59) dan Park Myungkeun (70), Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti MH mengatakan, ia sudah memberikan arahan kepada Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Provinsi Bengkulu, Kausar Al Hutari.

"Sudah saya berikan arahan supaya diperiksa dan dimintai pernyataan, mengapa masuk ke Indonesia (Bengkulu) tanpa dokumen resmi," ujar gubernur.

Gubernur mengatakan, dalam waktu dekat ini akan menggelar rakor untuk pengawasan orang asing dan untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya. Seharusnya instansi terkait mengajukan nota dinas ke gubernur, supaya Dinas Pertambangan memberikan sanksi bagi perusahaan pertambangan yang mempekerjakan orang asing tidak sesuai aturan. "Untuk mengatasi maraknya kasus tenaga kerja asing masuk ke Bengkulu secara ilegal, kita akan mengadakan rakor dengan pihak-pihak terkait, seperti Imigrasi, Disnakertrans, Kominda, dan sebagainya," jelas gubernur.

Untuk diketahui, kedua TKA tersebut ditangkap oleh petugas Disnakertrans Provinsi Bengkulu saat bekerja di perusahaan tambang batubara milik PT Jambi Resources (PTJR) di Desa Ketenong II Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong, Rabu (2/3). Kedua TKA itu dinilai melanggar IMTA yang mereka miliki, dimana mestinya mereka bekerja di Kota Bengkulu, bukan di Lebong. (rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Antisipasi TKA Ilegal, Gubernur Segera Rakor Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai