Monday, 6 March 2017

Akhirnya, Natan Dibawa Pulang

H Andrian Wahyudi SE melihat kondisi natan pasca dijemput oleh utusannya ke RSHK Jakarta. Foto: Buyono Radar Pat Petulai.
CURUP RPP - Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita (RSHK) Jakarta sejak 24 Januari 2017 lalu. Akhirnya Natan Fairel Afghori (2 bulan), bayi penderita Transposisi Grade Ateri (TGA) yang gagal dioperasi berhasil dibawa pulang. Bocah malang ini tiba di RSUD Curup, Minggu (5/3) sekitar pukul 13.20 WIB. Dengan menggunakan mobil ambulance RSUD Curup yang melakukan penjemputan ke Bandara Fatmawati, Bengkulu.

Natan pulang dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh H. Andrian Wahyudi, SE. Mantan Ketua DPRD RL periode 2004-2009 itu langsung menyambut kedatangan Natan di IGD RSUD Curup bersama istrinya. Kepada wartawan Yudi menuturkan, sebelum mengutus dua orang untuk menjemput Natan, beberapa hari yang lalu ia sendiri didampingi perawat juga sudah melakukan penjemputan.

Akan tetapi, saat itu belum mendapatkan izin dari dokter Hari yang menangani Natan karena kondisinya sedang labil. Hingga kemudian Yudi kembali mendapatkan telpon dari Ibu Natan, Sri Suryani (36) pada Jumat (3/3) dan langsung berkoordinasi dengan Kasi Pelayanan Medis RSUD Curup, Yan Darwin.
"Saya hubungi kasi pelayanan RSUD dan dia berangkat dengan 1 orang perawat untuk menjemput natan dan kedua orang tuanya di Jakarta. Jadi setelah semua persiapan selesai, mereka pulang hari ini (kemarin,red) dengan Sriwijaya Air dari jakarta pukul 08.50 WIB. Alhamdulillah sekarang sudah menjalani perwatan disini (RSUD Curup,red) lebih dekat dengan keluarganya yang lain," ujar Yudi.

Menurutnya, penjemputan Natan dengan biaya pribadinya itu dilakukan murni atas dasar kemanusiaan. Karena sebelumnya ia mendapatkan informasi dari Radar Pat Petulai (RPP) bahwa Natan dan keluarganya sudah diperbolehkan pulang namun tidak bisa pulang karena tidak memiliki ongkos lagi.
"Murni kemanusiaan saja, tidak ada dasar lainnya. Inilah yang bisa saya bantu dan semoga bantuan ini bermanfaat untuknya dan harapan saya sekeluarga anak ini diberikan kesembuhan," tukasnya.

Sementara itu, menurut ibunda Natan, Sri Suryani, kondisi Natan sejak keluar dari RSHK Minggu pagi hingga dalam perjalanan udara stabil. Natan mengalami sesak nafas ketika sudah tiba di RSUD Curup. Sehingga memerlukan bantuan oksigen murni dari tabung di RSUD.
"Alhamdulillah kami sudah pulang ke Curup, meskipun Natan masih harus dirawat disini kami lega sudah bisa pulang. Kami sekeluarga sangat berterimakasih dengan bantuan Bang Yudi, kalau tidak dibantu sulit untuk pulang. Uang ongkos kami sudah tidak ada lagi," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Di sisi lain, menurut Yan Darwin kondisi Natan memang masih labil, oleh karena itu pihaknya saat ini menempatkan Natan di ruangan anak, Kelas I A lantai II RSUD Curup. "Kita intensifkan pasokan oksigen murni supaya nafasnya tidak sesak, karena memang kondisinya labil. Kita akan lihat perkembangannya dalam dua hari ini, makanya sementara ini tetap dirawat disini dulu belum akan disuruh pulang," pungkas Yan. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Akhirnya, Natan Dibawa Pulang Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai